PROKALTENG.CO– Sejumlah komunitas memang seringkali mengadakan perayaan khusus pada Hari Kartini. Hanya saja, kali ini komunitas motor juga turut serta untuk merayakan dengan momen yang tak kalah seru.
Komunitas tersebut adalah Cegan Bikers, komunitas yang telah menampung ratusan perempuan yang memang memiliki hobi dengan motor.
Perayaan ini dinamakan “Kartini Ride Silk and Steel” dan dimulai pada pukul 15.00 WIB dalam bentuk riding dari Taman Mataram, Jakarta Selatan ke Pola Rasa, Depok. Tampak sekitar 80 peserta ikut serta meramaikan acara riding ini.
Menariknya, Cegan Bikers tak hanya mengundang anggota mereka sendiri, melainkan tamu umum dari komunitas lainnya diperkenankan ikut. Hal ini pula yang membedakan perayaan Hari Kartini tahun ini dengan tahun sebelumnya.
Presiden Cegan Bikers, Ananda Chaldun, menjelaskan, bahwa agenda ini merupakan agenda tahunan yang selalu diadakan sejak komunitas ini berdiri pada 2021.
“Kita emang agendanya setiap tahun pasti ada. Karena yang pertama itu kita memang khusus untuk memperingati hari kartini. Terus kita juga all out di busananya juga,” kata Ananda kepada JawaPos.com di Pola Rasa, Depok, Minggu (19/4).
Menariknya, wanita yang akrab disapa Nanda ini juga mengungkapkan bahwa para peserta juga diharuskan mengenakan busana Kebaya sekaligus menunjukkan bahwa Kebaya tak hanya bisa digunakan pada acara formal.

“Kita ngasih tau lah kalau zaman dulu tuh ya emang perempuan berkebaya, tapi untuk zaman sekarang mungkin lebih ada ekspresi baru lagi. Kebaya tuh nggak harus acara formal atau apapun. Tapi kebaya bisa kita gunakan dengan cara kita berekspresi, atau kayak kita motoran,” jelasnya.
Sementara itu, founder Cegan Bikers, Adetia, menjelaskan bahwa perayaan kali ini memang untuk mengeuforiakan Hari Kartini untuk perempuan-perempuan.
“Hari Kartini, hari perempuan. Merdekanya para perempuan-perempuan kita ini nih yang pada berani mengekspresikan diri. Apalagi kan jarang banget lah untuk cewek yang bisa motoran kayak kita, cewek berani gitu loh. Jadi kita mau motoran cewek-cewek ini ya, kenapa hari wanita ini nggak kita rayakan gitu. Tapi setiap tahun pasti kita selalu merayakan,” tukas dia.
Adapun perayaan ini diakhiri di Pola Rasa, Depok dengan sejumlah agenda seru lainnya seperti games hingga menuliskan kata-kata menarik di Hari Kartini dalam sebuah kertas. (jpg)
PROKALTENG.CO– Sejumlah komunitas memang seringkali mengadakan perayaan khusus pada Hari Kartini. Hanya saja, kali ini komunitas motor juga turut serta untuk merayakan dengan momen yang tak kalah seru.
Komunitas tersebut adalah Cegan Bikers, komunitas yang telah menampung ratusan perempuan yang memang memiliki hobi dengan motor.
Perayaan ini dinamakan “Kartini Ride Silk and Steel” dan dimulai pada pukul 15.00 WIB dalam bentuk riding dari Taman Mataram, Jakarta Selatan ke Pola Rasa, Depok. Tampak sekitar 80 peserta ikut serta meramaikan acara riding ini.

Menariknya, Cegan Bikers tak hanya mengundang anggota mereka sendiri, melainkan tamu umum dari komunitas lainnya diperkenankan ikut. Hal ini pula yang membedakan perayaan Hari Kartini tahun ini dengan tahun sebelumnya.
Presiden Cegan Bikers, Ananda Chaldun, menjelaskan, bahwa agenda ini merupakan agenda tahunan yang selalu diadakan sejak komunitas ini berdiri pada 2021.
“Kita emang agendanya setiap tahun pasti ada. Karena yang pertama itu kita memang khusus untuk memperingati hari kartini. Terus kita juga all out di busananya juga,” kata Ananda kepada JawaPos.com di Pola Rasa, Depok, Minggu (19/4).
Menariknya, wanita yang akrab disapa Nanda ini juga mengungkapkan bahwa para peserta juga diharuskan mengenakan busana Kebaya sekaligus menunjukkan bahwa Kebaya tak hanya bisa digunakan pada acara formal.
“Kita ngasih tau lah kalau zaman dulu tuh ya emang perempuan berkebaya, tapi untuk zaman sekarang mungkin lebih ada ekspresi baru lagi. Kebaya tuh nggak harus acara formal atau apapun. Tapi kebaya bisa kita gunakan dengan cara kita berekspresi, atau kayak kita motoran,” jelasnya.
Sementara itu, founder Cegan Bikers, Adetia, menjelaskan bahwa perayaan kali ini memang untuk mengeuforiakan Hari Kartini untuk perempuan-perempuan.
“Hari Kartini, hari perempuan. Merdekanya para perempuan-perempuan kita ini nih yang pada berani mengekspresikan diri. Apalagi kan jarang banget lah untuk cewek yang bisa motoran kayak kita, cewek berani gitu loh. Jadi kita mau motoran cewek-cewek ini ya, kenapa hari wanita ini nggak kita rayakan gitu. Tapi setiap tahun pasti kita selalu merayakan,” tukas dia.
Adapun perayaan ini diakhiri di Pola Rasa, Depok dengan sejumlah agenda seru lainnya seperti games hingga menuliskan kata-kata menarik di Hari Kartini dalam sebuah kertas. (jpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·