PROKALTENG.CO – Kondisi Neymar kembali menjadi sorotan setelah mengalami cedera betis jelang bergabung dengan tim nasional Brasil untuk persiapan Piala Dunia. Pemain berusia 34 tahun itu bahkan harus absen saat Santos FC menghadapi San Lorenzo. Meski demikian, tim medis Santos memastikan cedera yang dialami Neymar tidak serius dan diyakini akan pulih tepat waktu untuk bergabung dengan skuad Brasil pekan depan.
Dokter klub Santos, Rodrigo Zogaib, menyebut Neymar hanya mengalami cedera ringan pada bagian betis berupa edema. Ia optimistis proses pemulihan berjalan sesuai rencana sehingga sang pemain bisa segera kembali berlatih bersama tim nasional Brasil.
“Neymar mengalami cedera ringan pada betis, berupa edema,” ungkap Zogaib.
“Namun, sesuai rencana pemulihan kami, perkembangannya memungkinkan dia fit pekan depan ketika bergabung dengan tim nasional,” lanjutnya.
Cedera terbaru ini muncul hanya beberapa hari setelah Neymar menuai kontroversi karena tetap dipanggil ke skuad Brasil meski baru tampil 15 kali sepanjang musim ini. Sejak mengalami cedera ACL serius pada Oktober 2023, Neymar terus berjuang menemukan kembali kondisi fisik terbaiknya.
Meski begitu, pelatih baru Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan kepercayaan penuh kepada mantan pemain Paris Saint-Germain dan FC Barcelona tersebut. Menurut Ancelotti, pengalaman Neymar akan menjadi aset penting bagi Brasil dalam perburuan gelar Piala Dunia.
“Kami memantau Neymar sepanjang musim. Belakangan ini dia benar-benar mengalami peningkatan, terutama kondisi fisiknya,” ujar Ancelotti.

“Dia pemain penting dan akan sangat penting di Piala Dunia nanti,” tambahnya.
Meski demikian, Ancelotti menegaskan Neymar tidak akan mendapat perlakuan istimewa di dalam skuad Selecao. Pelatih asal Italia itu menilai seluruh pemain memiliki tanggung jawab yang sama demi membangun tim yang kompetitif.
“Neymar memiliki tanggung jawab yang sama seperti 25 pemain lainnya. Dia bisa bermain, tidak bermain, berada di bangku cadangan, atau masuk sebagai pemain pengganti,” jelasnya.
Ancelotti juga menilai pengalaman menjadi faktor penting dalam menyusun tim yang tangguh untuk Piala Dunia, terutama di posisi penjaga gawang dan lini serang. Ia mengakui persaingan masuk skuad Brasil sangat ketat sehingga pemilihan 26 pemain terbaik bukan keputusan mudah.
“Saya yakin ini bukan skuad yang sempurna, karena tim sempurna itu tidak ada. Tetapi kami ingin menjadi tim yang tangguh untuk mencoba memenangkan Piala Dunia,” tegas mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Sementara Neymar tetap mendapat tempat di skuad Brasil, beberapa nama besar justru tersingkir dari daftar pilihan Ancelotti. Penyerang Chelsea FC, Joao Pedro, gagal masuk dalam skuad. Selain itu, Richarlison, Joelinton, dan Rodrygo juga tidak dipanggil ke tim nasional Brasil kali ini. (jpg)
PROKALTENG.CO – Kondisi Neymar kembali menjadi sorotan setelah mengalami cedera betis jelang bergabung dengan tim nasional Brasil untuk persiapan Piala Dunia. Pemain berusia 34 tahun itu bahkan harus absen saat Santos FC menghadapi San Lorenzo. Meski demikian, tim medis Santos memastikan cedera yang dialami Neymar tidak serius dan diyakini akan pulih tepat waktu untuk bergabung dengan skuad Brasil pekan depan.
Dokter klub Santos, Rodrigo Zogaib, menyebut Neymar hanya mengalami cedera ringan pada bagian betis berupa edema. Ia optimistis proses pemulihan berjalan sesuai rencana sehingga sang pemain bisa segera kembali berlatih bersama tim nasional Brasil.
“Neymar mengalami cedera ringan pada betis, berupa edema,” ungkap Zogaib.

“Namun, sesuai rencana pemulihan kami, perkembangannya memungkinkan dia fit pekan depan ketika bergabung dengan tim nasional,” lanjutnya.
Cedera terbaru ini muncul hanya beberapa hari setelah Neymar menuai kontroversi karena tetap dipanggil ke skuad Brasil meski baru tampil 15 kali sepanjang musim ini. Sejak mengalami cedera ACL serius pada Oktober 2023, Neymar terus berjuang menemukan kembali kondisi fisik terbaiknya.
Meski begitu, pelatih baru Brasil, Carlo Ancelotti, tetap memberikan kepercayaan penuh kepada mantan pemain Paris Saint-Germain dan FC Barcelona tersebut. Menurut Ancelotti, pengalaman Neymar akan menjadi aset penting bagi Brasil dalam perburuan gelar Piala Dunia.
“Kami memantau Neymar sepanjang musim. Belakangan ini dia benar-benar mengalami peningkatan, terutama kondisi fisiknya,” ujar Ancelotti.
“Dia pemain penting dan akan sangat penting di Piala Dunia nanti,” tambahnya.
Meski demikian, Ancelotti menegaskan Neymar tidak akan mendapat perlakuan istimewa di dalam skuad Selecao. Pelatih asal Italia itu menilai seluruh pemain memiliki tanggung jawab yang sama demi membangun tim yang kompetitif.
“Neymar memiliki tanggung jawab yang sama seperti 25 pemain lainnya. Dia bisa bermain, tidak bermain, berada di bangku cadangan, atau masuk sebagai pemain pengganti,” jelasnya.
Ancelotti juga menilai pengalaman menjadi faktor penting dalam menyusun tim yang tangguh untuk Piala Dunia, terutama di posisi penjaga gawang dan lini serang. Ia mengakui persaingan masuk skuad Brasil sangat ketat sehingga pemilihan 26 pemain terbaik bukan keputusan mudah.
“Saya yakin ini bukan skuad yang sempurna, karena tim sempurna itu tidak ada. Tetapi kami ingin menjadi tim yang tangguh untuk mencoba memenangkan Piala Dunia,” tegas mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Sementara Neymar tetap mendapat tempat di skuad Brasil, beberapa nama besar justru tersingkir dari daftar pilihan Ancelotti. Penyerang Chelsea FC, Joao Pedro, gagal masuk dalam skuad. Selain itu, Richarlison, Joelinton, dan Rodrygo juga tidak dipanggil ke tim nasional Brasil kali ini. (jpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·