Cedera Punggung Paksa Viktor Axelsen Gantung Raket

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Dunia bulutangkis internasional kehilangan salah satu talenta terbaiknya setelah tunggal putra asal Denmark, Viktor Axelsen, mengumumkan keputusan resmi untuk pensiun pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil atlet berusia 32 tahun tersebut menyusul cedera punggung berkepanjangan yang menghambat performanya di level kompetisi tertinggi.

Kondisi fisik pemegang dua medali emas Olimpiade ini dilaporkan tidak lagi memungkinkan untuk menjalani rutinitas latihan berat maupun pertandingan profesional. Melalui pernyataan di media sosial pribadinya, Axelsen menjelaskan bahwa keputusan sulit ini didasarkan pada pertimbangan kesehatan jangka panjang setelah berbagai upaya medis tidak membuahkan hasil optimal.

"Akibat masalah punggung yang terus menerus menimpa saya, saya tidak lagi dapat berlomba dan berlatih di tingkat tertinggi," ujar Viktor Axelsen sebagaimana dilansir dari sport.detik.com. Ia tercatat telah menempuh berbagai prosedur, mulai dari operasi endoskopi, beragam suntikan medis, hingga modifikasi metode latihan demi menghilangkan rasa sakit.

Pebulu tangkis yang pernah menduduki peringkat satu dunia ini menegaskan telah mengerahkan seluruh kemampuannya sepanjang karier untuk mencapai mimpi menjadi yang terbaik. Ia mengaku merasa bangga sekaligus berterima kasih atas pencapaian yang telah melampaui ekspektasi awalnya sejak pertama kali memegang raket.

Keputusan Axelsen memicu reaksi dari rekan-rekan sesama atlet, termasuk tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Pemain yang akrab disapa Jojo tersebut menyampaikan penghormatannya melalui kolom komentar dan menyebut suatu kehormatan bisa menjadi rival Axelsen di lapangan pertandingan.

Catatan statistik menunjukkan dominasi Axelsen atas Jonatan Christie dalam sejarah pertemuan mereka di turnamen internasional. Dari total 16 pertandingan yang dilakoni kedua pemain, Jonatan hanya berhasil mengemas dua kemenangan, yakni pada ajang French Open 2019 dan Malaysia Open 2019.