Klub raksasa Skotlandia Celtic FC kini berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan penyerang Bodo/Glimt Kasper Hogh pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain asal Denmark tersebut menjadi komoditas panas setelah menunjukkan performa gemilang di kompetisi Liga Champions musim ini.
Persaingan mendapatkan Hogh tidak hanya melibatkan Celtic, karena rival domestik mereka, Hearts, juga dilaporkan sangat berminat memboyong sang pemain ke Tynecastle. Meski demikian, pakar transfer asal Italia, Gianluca Di Marzio, mengonfirmasi bahwa klub asal Glasgow tersebut memimpin perlombaan saat ini.
Kebutuhan Celtic akan striker baru semakin mendesak setelah Tomáš Čvančara dijadwalkan menjalani operasi dan opsi lini depan lainnya masih diragukan. Kegagalan Junior Adamu memberikan dampak signifikan di Parkhead sejak didatangkan dari SC Freiburg turut memicu manajemen untuk kembali mengejar Hogh.
Kasper Hogh mencuri perhatian setelah mencetak lima gol dan tiga assist dalam 12 pertandingan Liga Champions musim ini melawan tim-tim besar seperti Manchester City, Inter Milan, dan Juventus. Bodo/Glimt sempat menaikkan nilai tawar sang pemain menjadi 10 juta poundsterling setelah performa apiknya tersebut.
Gianluca Di Marzio memberikan rincian mengenai situasi terkini terkait ketertarikan kedua klub Liga Skotlandia tersebut terhadap penyerang berusia 25 tahun itu.
"It is true that both Celtic and Hearts want Kasper Hogh. Celtic is leading the race for him, but Hearts really want him as well." kata Di Marzio, Pakar Transfer.
Jurnalis asal Italia itu menambahkan bahwa peluang Hogh untuk berseragam hijau-putih cukup besar mengingat posisi Celtic saat ini.
"At this moment, Celtic are leading the race to get him, so it is very likely that he can join Celtic." lanjut Di Marzio, Pakar Transfer.
Walaupun Celtic diunggulkan, pihak Hearts dikabarkan belum menyerah dan terus berupaya membujuk Hogh agar bersedia pindah ke tim mereka.
"But Hearts are still insisting on getting him, so they will try to convince him until the very end and then the decision is up to Kasper Hogh." jelas Di Marzio, Pakar Transfer.
Langkah Celtic ini merupakan kelanjutan dari ketertarikan mereka sejak Januari lalu, namun saat itu kesepakatan gagal tercapai karena kenaikan harga pemain. Kini, dengan kebutuhan skuad yang lebih mendalam, manajemen Celtic mulai bergerak lebih serius di balik layar untuk merampungkan transfer tersebut.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·