SYAFINA Marwa, 13 tahun, menjadi jemaah haji termuda dari embarkasi Cipondoh, Grand El Hajj Banten, yang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Rabu, 22 April 2026. Tak sendirian, warga asal Tangerang itu berangkat bersama empat anggota keluarganya yang terdiri dari ayah, ibu, kakak perempuan, dan tantenya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Syafina mengaku gugup menjelang keberangkatannya yang dijadwalkan pukul 18.55 WIB. "Deg-degan, senang, campur aduklah," kata dia saat ditemui di Terminal Haji dan Umrah, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Rabu.
Syafina mengaku saat ini duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah pertama di Bogor, Jawa Barat. Menurut dia, teman dan gurunya turut berbahagia atas keberangkatannya ke Tanah Suci. Mereka menitipkan doa kepada Syafina.
Sebagai persiapan, Syafina telah mengikuti manasik haji dan mengikuti arahan orang tuanya. Dia sendiri mengaku tak menyangka bisa berangkat haji di usia 13 tahun.
Ia menjadi jemaah haji termuda yang diperbolehkan berangkat setelah Undang-Undang Haji dan Umrah direvisi pada Agustus 2025. Dalam peraturan sebelumnya, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat menetapkan usia minimal jemaah haji adalah 18 tahun.
Tommy Hartoyo, ayah Syafina, mengaku bersuka cita atas perubahan aturan itu sehingga ia bisa berangkat bersama keluarganya. Tommy menceritakan bahwa ia menunggu selama 13 tahun untuk bisa haji setelah mendaftarkan keluarganya pada 2013 silam.
Saat mendaftar haji, Tommy menyebut Syafina masih berusia kurang dari satu tahun. "Biar bisa berangkat bersama satu keluarga," kata Tommy.
Dia mengaku ingin memberikan kesempatan bagi putrinya untuk menunaikan haji kembali bersama suaminya kelak. "Ini mumpung ada orang tuanya," kata laki-laki berumur 46 tahun ini.
Tommy sekeluarga menjadi bagian dari total 391 jemaah haji embarkasi Banten kelompok terbang pertama yang akan bertolak ke Arab Saudi pada Rabu petang. Kementerian Haji dan Umrah membagi pemberangkatan jemaah haji ke dalam dua gelombang dan 525 kloter.
Gelombang pertama mulai berangkat pada Rabu, 22 April sementara gelombang kedua pada Mei 2026. Indonesia mendapat kuota haji 221.000 pada tahun ini di mana 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen haji khusus.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·