Cesc Fabregas Kritik Performa Como 1907 Usai Tumbang dari Sassuolo

Sedang Trending 14 jam yang lalu

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas melontarkan kritik tajam terhadap performa timnya setelah menderita kekalahan 1-2 dari Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia di Mapei Stadium pada Sabtu, 18 April 2026 dini hari WIB. Hasil ini merupakan kekalahan kedua beruntun bagi klub milik pengusaha Indonesia tersebut.

Kekalahan dari Sassuolo membuat posisi Como 1907 tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 58 poin. Kegagalan meraih poin di Reggio Emilia ini menyebabkan selisih poin mereka dengan AS Roma di posisi keenam kini hanya terpaut satu angka saja.

"Quando si perde si cercano sempre alibi. Chiediamo scusa ai tifosi" kata Cesc Fabregas, Pelatih Como 1907 kepada DAZN.

Fabregas memberikan apresiasi terhadap strategi yang diterapkan oleh tim lawan. Ia menilai timnya kehilangan fokus dan gagal mengantisipasi pergerakan pemain kunci Sassuolo sepanjang jalannya pertandingan tersebut.

"Complimenti al Sassuolo, il mister ha fatto una masterclass. Noi non siamo stati lucidi, la palla era troppo lenta e Laurienté difficile da controllare" lanjut Fabregas.

Juru taktik asal Spanyol tersebut mengaku terkejut dengan pendekatan taktik yang diambil Sassuolo. Ia menyoroti bagaimana tim tuan rumah menumpuk banyak pemain di area pertahanan sebelum melancarkan serangan balik yang mematikan.

"Questo non è il Sassuolo normale, che si difende tutta la partita per poi massacrarti in contropiede come hanno fatto. C'era una densità di giocatori incredibile" ujar Fabregas.

Kekecewaan terbesar Fabregas muncul pada proses terjadinya gol kedua Sassuolo yang dicetak oleh M'Bala Nzola. Ia menegaskan bahwa standar permainan yang ditunjukkan anak asuhnya pada laga tersebut sangat jauh di bawah potensi asli tim.

"E' stata la cosa più deludente. Non abbiamo avuto qualità: non siamo questa squadra, si deve accettare la sconfitta e continuare a prepararci meglio se si vuole andare a certi livelli" tegas Fabregas.

Fabregas menutup pernyatannya dengan pengakuan bahwa intensitas permainan timnya tidak mencapai level yang seharusnya. Ia menuntut perbaikan segera mengingat jadwal kompetisi yang semakin padat dan menantang.

"Cerchiamo di essere il più completi possibile, oggi non siamo stati nemmeno al 10%. Male noi, complimenti al Sassuolo" tutup Fabregas.

Setelah kekalahan ini, Como 1907 segera mengalihkan fokus untuk menghadapi laga krusial selanjutnya. Mereka dijadwalkan bertandang ke San Siro pada Selasa malam mendatang guna melakoni partai leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Inter Milan.