Chelsea Siapkan Lini Belakang Jelang Final Piala FA Lawan Manchester City

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Chelsea akan menantang Manchester City pada pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15.00 waktu setempat. Laga ini menjadi momentum krusial bagi The Blues untuk meraih gelar juara setelah mencatatkan performa kurang konsisten di kompetisi liga musim ini.

Lini pertahanan tim asuhan pelatih interim Calum McFarlane mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya Levi Colwill. Bek berusia 23 tahun tersebut diproyeksikan mengawal penyerang City, Erling Haaland, setelah tampil solid selama 90 menit saat mengimbangi Liverpool pekan lalu usai pulih dari cedera lutut serius.

Penampilan Colwill di partai puncak ini dinilai menjadi indikator penting bagi pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, dalam menentukan skuad Piala Dunia. Selain Colwill, laporan The Chelsea Chronicle menyebutkan bahwa Reece James dan Robert Sanchez juga siap kembali memperkuat skuad asal London tersebut.

Bek Chelsea, Trevoh Chalobah, menegaskan bahwa pertandingan final ini memiliki arti yang sangat besar bagi seluruh elemen klub. Ia berambisi mempersembahkan trofi sebagai penawar kekecewaan atas raihan tim di klasemen liga selama musim ini.

"This final means a lot," ujar Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Chalobah menilai keberhasilan meraih gelar juara akan menjadi pencapaian luar biasa bagi klub. Sebagai pemain jebolan akademi, ia memahami sepenuhnya ikatan emosional antara tim dengan turnamen tertua di dunia tersebut.

"It’s time for us to grab it with both hands and give it our all. It has not been the season we wanted, but we have the chance to win a trophy. We know how big the FA Cup is, and to win three trophies in two years would be an achievement," tutur Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Ia turut mengenang momen saat memulai perjalanan di tim utama sebagai pemain cadangan pada final 2018 melawan Manchester United. Saat itu, ia mendapat panggilan mendadak untuk masuk ke skuad akibat adanya pemain lain yang mengalami cedera.

"It was a day that I didn’t expect," kata Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Kini, Chalobah merasa posisinya telah bertransformasi menjadi figur senior yang bertanggung jawab membimbing barisan pemain muda. Ia menceritakan kembali perasaan luar biasa saat pertama kali melihat namanya tercantum dalam daftar pemain untuk laga di Wembley.

"When I saw my name listed as part of the match-day squad, it was an amazing feeling. Walking out for the warm-ups at Wembley was like a dream," ungkap Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Pengalaman berlatih bersama tim utama pada paruh kedua musim 2018 diakui sangat membantu kesiapan mentalnya menghadapi tekanan di stadion nasional. Hal tersebut membuatnya tetap merasa siap meski baru pertama kali merasakan atmosfer laga final di tingkat senior.

"It was my first time at Wembley, but because I had been training with the first team during the second half of the season, it wasn’t so daunting. I felt ready. I got a medal that day – and it was my first senior trophy," jelas Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Interaksi dengan para pemain bintang di ruang ganti pada masa itu memberikan pengaruh besar bagi perkembangan karier profesionalnya. Ia menyoroti bimbingan yang didapatkan dari para pemain top dunia selama sesi latihan rutin di klub.

"Being around those top players at that time, and getting my hands on the trophy, experiencing all that as a young player, was really good for me," lanjut Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Menatap laga melawan Manchester City, Chalobah melihat kemiripan antara komposisi skuad saat ini dengan tim juara di masa lalu. Ia bertekad untuk menjalankan peran kepemimpinan bagi rekan-rekannya yang masih berusia muda.

"I see some similarities today, except the roles have reversed. Obviously, with the young players we have in the squad, I can see myself in that role this time around," tutup Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.

Di sisi lain, manajer Manchester City Pep Guardiola berpeluang mengamankan trofi mayor ke-17 selama masa kepemimpinannya di klub. Dilansir dari situs resmi klub, City menatap laga ini dengan modal kemenangan 3-0 atas Crystal Palace dan rekor tampil di final Piala FA empat musim beruntun.