Chelsea Tekuk Everton 4&1 Sam Kerr Samai Rekor Gol Terbanyak

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Chelsea Women meraih kemenangan telak 4-1 atas tuan rumah Everton dalam lanjutan kompetisi Women's Super League (WSL) di Stadion Goodison Park pada Minggu, 26 April 2026. Hasil ini membawa The Blues memperlebar keunggulan empat poin atas Manchester United sekaligus mengamankan posisi dalam persaingan tiket Liga Champions.

Penyerang Sam Kerr menjadi bintang lapangan dengan sumbangan dua gol yang membuatnya kini mengoleksi 63 gol di WSL untuk Chelsea. Catatan tersebut menyamai pencapaian Fran Kirby sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub di kompetisi tersebut menurut laporan Goal.

Pertandingan dimulai dengan dominasi tim tamu saat Kerr membuka keunggulan pada menit keenam memanfaatkan umpan Erin Cuthbert. Namun, Everton sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan jarak jauh Yuka Momiki dari jarak 35 yard yang melewati kiper Hannah Hampton empat menit kemudian.

Laga yang dipimpin wasit Ross Martin ini menjadi ajang pembalasan bagi skuad asuhan Sonia Bompastor setelah kekalahan mengejutkan dari lawan yang sama di awal musim. Chelsea harus tampil tanpa kapten Millie Bright dan penyerang Aggie Beever-Jones yang masih dalam masa pemulihan cedera.

Memasuki babak kedua, Chelsea memastikan kemenangan lewat rentetan gol dalam delapan menit. Kerr kembali mencetak gol pada menit ke-47, disusul tendangan Ellie Carpenter yang terdefleksi, dan ditutup oleh sepakan setengah voli Erin Cuthbert untuk mengunci skor menjadi 4-1.

Manajer Chelsea, Sonia Bompastor, menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan tim untuk bersaing di level tertinggi Eropa musim depan. Hal ini didasari pada kualitas pemain dan mentalitas kerja keras yang ditunjukkan di lapangan.

"Of course, I am confident because I know the quality that we have in the squad and we have the mentality on the pitch to work hard. I’m confident and the players are confident." ujar Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Bompastor menekankan pentingnya menjaga fokus di sisa jadwal kompetisi yang padat demi mengamankan posisi tiga besar. Ia menganggap setiap laga tersisa memiliki tekanan yang serupa dengan pertandingan final.

"You never know in football but you’ve got to be focused going into the next game. Going into every game, it will be a final and we will have to approach these games with the right mentality, make sure we put in the right performances to win them." kata Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Keyakinan Bompastor juga didasari pada komposisi pemain yang ia nilai sangat kompetitif. Ia percaya tiket Liga Champions sudah berada dalam jangkauan timnya.

"I think we have enough quality to be in the Champions League next season." tutur Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Mengenai persiapan melawan Everton, Bompastor mengaku telah mempelajari perubahan taktik lawan sejak pergantian manajer di kubu The Toffees. Ia menilai lawan kini memiliki pertahanan yang lebih terorganisir.

"Since that game, they’ve changed their manager. I have been observing their games and right now, they’re a team that are really well-organised defensively and they have some quality in transition on the ball." ucap Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Strategi utama tim adalah fokus pada performa internal untuk mempertahankan konsistensi. Bompastor ingin para pemainnya memaksimalkan blok pertandingan saat ini untuk mencapai target klub.

"With the block that we had last time, we are also focusing on ourselves. We’ve put together some really good performances and we are confident that we have enough quality to go into this block being able to achieve a lot of good things. This is what I also want the players to be focusing on." jelas Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Selain performa di lapangan, rencana kepindahan markas ke Stadion Stamford Bridge pada musim 2026/2027 menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen tim. Bompastor menilai atmosfer stadion bersejarah tersebut sangat penting bagi kemajuan klub.

"It’s really exciting for us to play in that historic stadium. I think we all love to play in that stadium. We want to move in and make sure we progress with our ambitions and match them." kata Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Visi klub untuk menyelaraskan fasilitas dengan ambisi tim sepak bola wanita disambut baik oleh sang pelatih. Ia berharap koneksi antara pemain dan pendukung akan semakin kuat di stadion yang lebih besar.

"For a club like Chelsea, to be able to play in the bigger stadium at Stamford Bridge is great news. We want to create a really special atmosphere for the fans and create that connection between players and fans." ujar Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.

Meskipun Kingsmeadow menyimpan banyak kenangan bagi The Blues, kepindahan secara permanen ke Stamford Bridge dianggap sebagai langkah emosional yang tepat. Hal ini menjadi simbol perkembangan profesionalisme sepak bola wanita di Chelsea.

"We have had really good memories at Kingsmeadow but when you talk about Chelsea, Stamford Bridge is the stadium that you want to play in and we want to create even more memories in that stadium. It’s really exciting and great news." kata Sonia Bompastor, Manajer Chelsea.