Beijing (ANTARA) - Administrasi Umum Kepabeanan (General Administration of Customs/GAC) China pada Senin (11/5) mengumumkan telah menerbitkan rangkaian peraturan revisi mengenai inspeksi dan karantina untuk impor dan ekspor produk kosmetik sebagai upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Berlaku efektif mulai 1 Desember 2026, peraturan revisi ini akan memperkuat pengawasan terkoordinasi di seluruh rantai industri, memfasilitasi perdagangan lintas perbatasan, dan mendukung pengembangan model bisnis baru, seperti disampaikan pejabat GAC Li Jingsong dalam konferensi pers.
Dengan diberlakukannya peraturan revisi tersebut, otoritas kepabeanan di seluruh China akan memperkuat koordinasi dengan badan pengawas obat-obatan dan departemen terkait lainnya untuk lebih menyelaraskan pengawasan keamanan produk kosmetik impor dan ekspor dengan sistem regulasi domestik, tutur Li.
Selain itu, prosedur-prosedur utama seperti deklarasi impor, inspeksi di lokasi, dan pengujian laboratorium akan distandardisasi, sementara produk-produk yang tidak memenuhi ketentuan yang ditemukan di pos pemeriksaan pelabuhan akan dikembalikan atau dimusnahkan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.
Menurut GAC, peraturan revisi ini menyederhanakan pengawasan kepabeanan terhadap produk kosmetik yang dipamerkan guna memenuhi permintaan untuk debut dan peluncuran produk.
Sampel impor dan barang pameran yang memenuhi syarat akan menikmati proses perizinan (clearance) yang lebih cepat dan proses distribusi ke pasar yang lebih singkat sehingga konsumen dapat mengakses produk-produk internasional terbaru lebih cepat pula.
Impor dan ekspor produk kosmetik telah menjadi bagian penting dari perdagangan luar negeri China dan terus mencatatkan pertumbuhan yang stabil. Pada 2025, total nilai perdagangan tersebut mencapai 171,61 miliar yuan (1 yuan = Rp2.553) atau sekitar 25,06 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.375), meningkat 2,7 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·