Club Brugge Jamu KV Mechelen di Jan Breydel Stadion 22 April

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Club Brugge dijadwalkan menjamu KV Mechelen di Stadion Jan Breydel pada Rabu, 22 April 2026, pukul 20.30 waktu setempat dalam pekan keempat Champions' Play-offs Jupiler Pro League. Laga ini menjadi momentum kebangkitan tuan rumah setelah menelan kekalahan tipis 2-1 dari Union Saint-Gilloise pada akhir pekan lalu.

Kekalahan tersebut membuat pasukan Ivan Leko kini tertinggal empat poin dari Union yang memimpin klasemen. Berdasarkan laporan Sporza, kembalinya Hans Vanaken ke susunan pemain inti diharapkan menjadi tambahan kekuatan bagi Club Brugge setelah sang kapten sempat mengalami cedera pergelangan kaki.

Ivan Leko melakukan dua perubahan pada formasi awal dengan memasukkan Vanaken dan Nicolo Tresoldi sejak menit pertama. Namun, Raphael Onyedika harus memulai pertandingan dari bangku cadangan akibat cedera yang didapat pada laga sebelumnya menurut data susunan pemain resmi.

"Soms verlies je, soms win je. De match in Union is nu afgesloten. Vandaag is een nieuwe kans om goed te spelen en te winnen. Vanaken had vorige week vrijdag zijn enkel verzwikt, maar vandaag kan hij starten en ik hoop dat hij weer volledig fit is." kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa meski timnya baru saja mengalami kekalahan krusial, ambisi untuk meraih kemenangan tetap menjadi prioritas utama. Leko menaruh harapan besar pada kebugaran Vanaken untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan.

"We hebben een slag verloren, maar niet de oorlog" tegas Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Di sisi lain, KV Mechelen mengincar kemenangan perdana mereka di babak play-off musim ini. Klub berjuluk Malinwa tersebut melakukan dua pergantian pemain, yakni Bill Antonio menggantikan Raman yang cedera dan Konate masuk menggantikan Halhal.

"We hebben hier niets te verliezen en zullen vol onze kans gaan. Onze tactiek? We moeten vandaag Boersma als targetman proberen te gebruiken en dan als ploeg aansluiten." ujar Fred Vanderbiest, Pelatih KV Mechelen.

Vanderbiest menilai timnya harus lebih klinis dalam memanfaatkan peluang di depan gawang. Ia mencatat bahwa ketidakefektifan penyelesaian akhir menjadi penyebab utama rentetan hasil kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir.

"Je botst op tegenstanders die onze missers afstraffen. Dat is het niveau waarop je nu speelt. Play-off 1 gaat nu eenmaan over je momenten grijpen." kata Fred Vanderbiest, Pelatih KV Mechelen.

Sang pelatih juga menyoroti bahwa jika mereka mampu memaksimalkan momen-momen penting, perolehan poin tim saat ini seharusnya bisa lebih baik. Ia tetap optimistis meski timnya memiliki rekor buruk di kandang Brugge.

"Wij laten het na om om onze momenten te benutten. Anders hadden we hier nu al met een 4 op 9 kunnen zitten." ujar Fred Vanderbiest, Pelatih KV Mechelen.

Menghadapi tekanan awal di Jan Breydel, Vanderbiest menegaskan timnya tidak akan hanya bermain bertahan. Ia memperkirakan tuan rumah akan tampil sangat agresif untuk menebus kekalahan mereka dari Union.

"Club zal er in elk geval op gebrand zijn om die nederlaag recht te zetten." kata Fred Vanderbiest, Pelatih KV Mechelen.

Vanderbiest menyadari tantangan berat yang dihadapi anak asuhnya di markas lawan. Ia menuntut konsentrasi penuh dari para pemainnya sejak peluit pertama dibunyikan.

"We zullen ons niet ingraven. Als je naar Brugge trekt om alleen maar te verdedigen… Je hebt er sowieso al een topdag nodig maar de druk zal de eerste 20 à 25 minuten enorm zijn." pungkas Fred Vanderbiest, Pelatih KV Mechelen.

Catatan historis menunjukkan dominasi kuat Club Brugge yang tidak pernah kalah di kandang saat menjamu KV Mechelen selama 14 tahun terakhir. Terakhir kali Malinwa meraih kemenangan di Jan Breydel terjadi pada 21 Januari 2012 silam, dengan rekor setelahnya berupa 8 kekalahan dan 5 hasil imbang bagi tim tamu.