Club Brugge Jamu STVV Guna Perkuat Posisi Puncak Klasemen

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Club Brugge dijadwalkan menjamu STVV pada pertandingan ketujuh babak Champions' Play-offs Liga Pro Jupiler Sabtu, 9 Mei 2026, untuk mempertahankan posisi puncak klasemen. Laga di Stadion Jan Breydel ini menjadi krusial bagi tuan rumah guna memberikan tekanan kepada pesaing terdekat mereka, Union Saint-Gilloise.

Kemenangan dalam pertandingan ini tidak hanya memperkokoh posisi pemimpin klasemen, tetapi juga memberikan kepastian matematis bagi Club Brugge untuk finis di posisi dua besar. Berdasarkan laporan Sporza, tim tuan rumah saat ini memegang kendali persaingan gelar juara setelah menanti selama 385 hari untuk kembali ke puncak.

Pelatih Club Brugge, Ivan Leko, menyatakan kepuasannya terhadap situasi tim saat ini yang memegang kendali di klasemen sementara. Pertandingan melawan STVV ini juga menandai laga ke-125 Leko bertugas sebagai pelatih di tepi lapangan.

"We zijn leider. Dat is leuk en nieuw voor ons, want het was lang geleden. Ik zie het graag, maar het is van belang om op 24 mei daar te staan." kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko menekankan bahwa ambisi utama tim adalah merengkuh gelar juara ke-20 dan bintang kedua pada akhir musim nanti. Meski statistik menunjukkan peluang juara sebesar 51,8 persen, ia mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus memenangkan setiap pertandingan tersisa.

"I hou van de situatie waarin wij als leider de controle hebben" ujar Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa nasib tim sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri untuk mengamankan trofi. Penegasan ini muncul karena keunggulan poin yang saat ini dimiliki atas para pesaingnya.

"Het is lang geleden dat we nog eens op kop stonden. Dat is iets wat je wil zien, maar het gaat erom dat we daar staan op 24 mei" kata Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Leko juga menyampaikan hitung-hitungan poin yang dibutuhkan timnya untuk memastikan gelar juara musim ini. Ia menargetkan konsistensi performa di sisa kompetisi.

"Als we al onze wedstrijden winnen, dan zijn we kampioen." tutur Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Ivan Leko kembali menekankan pentingnya kerja keras setiap pekan karena persaingan bisa berubah dengan cepat. Ia menyadari tidak semua pemain memiliki pengalaman dalam situasi perebutan gelar yang ketat.

"We moeten er elke week voor blijven gaan. Het kan snel keren. Niet iedereen heeft de ervaring bij ons, dus we moeten alles blijven geven en niets laten liggen" pungkas Ivan Leko, Pelatih Club Brugge.

Di sisi lain, STVV datang dengan ambisi merusak momentum tuan rumah meskipun harus menghadapi tekanan pendukung lawan di Brugge. Melansir laporan Sporza, STVV sebelumnya sempat memberikan perlawanan sengit pada pertemuan kedua play-off di Stayen.

"Ik denk dat mijn spelers erop gebrand zijn om nu ook iets te betekenen op Club Brugge. Tegen Club moet je lef tonen als je iets wil betekenen." ujar Wouter Vrancken, Pelatih STVV.

Kesiapan pemain menjadi perhatian khusus bagi Club Brugge setelah Hugo Vetlesen dipastikan absen akibat akumulasi kartu. Di sisi lain, Simon Mignolet dilaporkan telah kembali berlatih penuh, yang memberikan pilihan sulit bagi Leko di sektor penjaga gawang.

Laporan dari Het Laatste Nieuws menyebutkan bahwa atmosfer ruang ganti Club Brugge saat ini sangat kondusif dan penuh kepercayaan diri. Tim dinilai memiliki ketenangan yang serupa dengan periode saat mereka berhasil meraih gelar juara pada musim-musim sebelumnya.