Coba Rutin Minum 6 Jus Buah Segar Ini, Bantu Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta -

Kolesterol tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala yang jelas, tapi jika dibiarkan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius. Selain menjaga pola makan dan rutin berolahraga, mengonsumsi minuman sehat juga bisa membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.

Salah satunya adalah jus buah. Berbagai jus mengandung nutrisi yang berpotensi menurunkan kadar kolesterol jahat (Low-Density Lipoprotein).

6 Jus yang Berpotensi Membantu Turunkan Kolesterol Jahat

Berikut beberapa jus yang bisa membantu menurunkan kolesterol jahat:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Jus Delima

Jus delima dikenal dengan warna merahnya yang pekat. Dikutip dari laman Eating Well, menurut ahli gizi Karman Meyer, RDN dalam sebuah tinjauan ilmiah, mengonsumsi buah delima dikaitkan dengan penurunan trigleserida (sejenis lemak dalam darah) dan kadar Low-Density Lipoprotein atau LDL (kolesterol jahat), sekaligus meningkatkan kadar High-Density Lipoprotein atau HDL (kolesterol baik).

"Jus delima kaya akan polifenol, antioksidan kuat yang membantu melindungi kolesterol LDL dari kerusakan oksidatif, yang merupakan langkah kunci dalam pembentukan plak," kata Karman.

Selain itu, pada pengidap hipertensi, penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah delima bisa membantu menurunkan tekanan darah. Meski demikian, Karman menekankan, jus delima bukanlah pengganti obat, tapi menjadi bagian dari pola makan yang menyehatkan jantung.

2. Jus Tomat

Dikutip dari laman Medical News Today, tomat kaya akan senyawa likopen yang bisa memperbaiki kadar lipid dan mengurangi kolesterol LDL. Penelitian menunjukkan bahwa pengolahan tomat menjadi jus akan meningkatkan bioavailabilitas kandungan likopennya.

Bioavailabilitas mengacu pada jumlah suatu zat yang diserap oleh tubuh. Jus tomat juga kaya akan serat dan niasin yang menurunkan kolesterol.

3. Jus Nanas

Enzim yang dikenal sebagai bromelain dan antioksidan lainnya yang ditemukan dalam nanas mendukung kadar kolesterol yang sehat. Dikutip dari laman Very Well Health, hal itu dilakukan dengan memecah endapan kolesterol yang berkontribusi pada pembentukan plak di arteri.

Sebuah penelitian pada hewan menemukan bahwa mengonsumsi nanas setiap hari memperbaiki profil lipid (lemak) kadar kolesterol. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan.

4. Jus Blueberry

Buah beri, khususnya blueberry mengandung antioksidan kuat dan sejenis serat larut bernama pektin yang bisa membantu mengurangi kolesterol LDL.

Penelitian mengindentifikasi antosianin dan polifenol sebagai antioksidan yang terbukti bisa memperbaiki kadar kolesterol dan profil lipid. Pada gilirannya hal ini bisa membantu mencegah dan mengelola penyakit jantung.

5. Jus Cranberry

Cranberry mengandung antioksidan yang bisa membantu meningkatkan HDL dan berpotensi menurunkan kadar kolesterol LDL. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi 2-3 porsi jus cranberry setiap hari bisa secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Tapi, diperlukan lebih banyak bukti pada manusia untuk mengonfirmasi temuan ini.

6. Jus Bit

Buah bit memilik pigmen bernama betanin, yang memberi warna ungu kemerahan pekat pada buah ini. Menurut penelitian, betanin beserta flavonoid antioksidan yang ditemukan dalam buah bit bisa membantu menurunkan kolesterol LDL sekaligus meningkatkan kolesterol HDL.

Dikutip dari National Health Service UK, secara umum disarankan untuk membatasi asupan jus 150 ml dalam sehari. Selain itu, untuk memaksimalkan manfaat jus untuk kesehatan, simak beberapa tips berikut:

  • Pilih jus buah 100 persen tanpa tambahan gula atau pertimbangkan untuk membuat sendiri di rumah
  • Minum jus sebagai pelengkap diet seimbang bukan untuk menggantikan asupan buah dan sayuran utuh
  • Barengi konsumsi jus dengan makanan atau camilan seimbang yang mencakup protein, serat, dan lemak sehat jika memungkinkan.

Pemicu Kolesterol Tinggi

Masalah kolesterol tinggi bisa dialami oleh siapa saja, bahkan orang dengan usia muda. Padahal, kolesterol yang tidak dikontrol dengan baik bisa memicu penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti penyakit jantung hingga stroke.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, pergeseran gaya hidup yang lebih modern menjadi salah satu faktor orang mengalami masalah kolesterol tinggi.

"Pemicu kolesterol tinggi itu banyak ya. Bisa karena genetik atau keturunan, kegemukan, pola makan yang tidak baik, hingga kurang olahraga," kata dr Aru ketika dihubungi oleh detikcom beberapa waktu lalu.

Berbagai jenis makanan, seperti junk food, jeroan, dan daging merah menjadi beberapa pemicu meningkatnya kolesterol. Jadi, jika ingin mengonsumsinya, perhatikan porsinya. Terkadang anak muda juga mengonsumsi makanan-makanan ini tanpa memperhatikan porsi dan tidak diimbangi dengan olahraga yang baik.

"Itu biasanya dikonsumsi oleh anak muda apalagi yang kerja di kantoran dengan waktu kerja yang ketat," sambungnya.


(elk/dpy)