Coventry City Bidik Mahkota Juara Championship di Markas Blackburn

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Coventry City besutan Frank Lampard mengincar status juara EFL Championship 2025/2026 saat menghadapi tuan rumah Blackburn Rovers di Stadion Ewood Park pada Jumat, 17 April 2026 pukul 20.00 waktu setempat. Skuad The Sky Blues hanya memerlukan hasil imbang untuk memastikan tiket promosi otomatis ke Premier League setelah absen selama 25 tahun.

Klub asal West Midlands ini saat ini menguasai takhta klasemen dengan raihan 85 poin, unggul sepuluh angka atas Ipswich Town di posisi kedua. Keberhasilan ini menandai kebangkitan finansial dan stabilitas teknis klub di bawah arahan Lampard sejak akhir tahun 2024, yang juga membawa tim menjadi kesebelasan paling produktif dengan koleksi 84 gol.

Gelandang Coventry City, Jack Rudoni, menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah mengamankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim sebelum melakukan perayaan besar.

"We’ve got a title to win. We can celebrate in the summer." kata Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Rudoni menilai mentalitas tim asuhan Lampard tetap rendah hati dan tidak ingin terbuai dengan posisi favorit sebelum seluruh laga tuntas dilaksanakan.

"I’m not fussed about celebrating right now when the season is not finished." tutur Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Meskipun gelar juara bisa dikunci akhir pekan ini jika rival terjungkal, Rudoni memilih untuk tetap bersikap realistis mengenai momen kemenangan tersebut.

"We can win the title this weekend if things go our way but I’ll only celebrate once we win the title." ujar Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Dukungan masif sebanyak 7.000 suporter diperkirakan memadati Ewood Park, di mana Rudoni memberikan pujian atas loyalitas para pendukung setia sepanjang musim ini.

"They’re are the best fans in the league, they’ve been doing it all year." ungkap Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Dominasi suara pendukung tim tamu sering kali membuat pertandingan tandang terasa seperti bermain di kandang sendiri bagi para pemain Coventry.

"Home and away they fill out the stadium. We’ve had multiple games when we’re playing away and it feel like we’re at home." sebut Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Antusiasme pendukung yang luar biasa di dalam maupun di luar stadion dianggap sebagai kekuatan tambahan bagi performa impresif klub sejauh ini.

"They’re always outsinging and outnumbering home fans. The support they show on and off the pitch is unbelievable." ucap Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Jack Rudoni juga merasakan adanya ikatan kekeluargaan yang mendalam antara pihak klub dengan masyarakat di kota tersebut selama perjuangan menuju kasta tertinggi.

"It’s a lovely city, you can feel that family connection to the fans. Long may it continue." pungkas Jack Rudoni, Gelandang Coventry City.

Di kubu lawan, manajer Blackburn Rovers Michael O'Neill mendapatkan suntikan tenaga baru setelah bek kanan timnas Nigeria, Ryan Alebiosu, dinyatakan pulih dari cedera.

"Ryan berhasil melewati latihan hari ini setelah ditarik keluar pada pertandingan Selasa malam, jadi itu merupakan sebuah keuntungan bagi kami," kata Michael O'Neill, Manajer Blackburn Rovers.

Blackburn Rovers saat ini berada di peringkat ke-20 klasemen dan sangat membutuhkan poin tambahan karena hanya terpaut empat poin dari zona degradasi. Selain Alebiosu, kondisi gelandang Adam Forshaw masih dipantau, sementara pemain bernama Todd kemungkinan besar absen demi menghindari risiko cedera yang lebih parah dilansir dari harianbasis.co, sinarharapan.co, dan koranmanado.co.id.