Cremonese Tahan Imbang Torino Usai Gol Baschirotto Dibatalkan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih Cremonese Marco Giampaolo menyatakan kekecewaannya setelah timnya ditahan imbang 0-0 oleh Torino asuhan Roberto D’Aversa pada pertandingan pekan ke-33 Serie A yang berlangsung Minggu, 19 April 2026. Hasil ini diwarnai keputusan kontroversial wasit yang membatalkan gol penentu kemenangan tuan rumah di babak kedua.

Sorotan utama laga ini tertuju pada intervensi VAR yang menganulir gol dari pemain bertahan Cremonese, Baschirotto. Giampaolo mempertanyakan ketelitian wasit dalam meninjau ulang proses terjadinya gol yang dianggapnya sangat krusial bagi posisi tim di klasemen liga saat ini.

"Ho qualche dubbio sul fatto che sia stato revocato: mi pare più una “autopsia” alla situazione di gioco. Peccato, questi sono dettagli che possono determinare l’esito di un campionato" kata Giampaolo, Pelatih Cremonese, kepada Dazn.

Mantan pelatih Sampdoria tersebut kemudian memberikan evaluasi menyeluruh terhadap performa anak asuhnya. Meski sempat tertekan di awal laga, skuat Cremonese dinilai mampu bangkit dan memberikan perlawanan sengit hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit pertandingan.

"Devo essere d’aiuto alla squadra e fare un’analisi reale. La squadra ci ha provato e ha lottato fino all’ultimo, crescendo durante la partita, nonostante tutte le difficoltà anche a livello psicologico. Ci è mancato qualcosina, ma andiamo avanti. Il campionato non è finito e nulla è perso" ujar Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Kondisi mental pemain menjadi perhatian serius staf kepelatihan setelah babak pertama yang kurang maksimal. Giampaolo mengakui adanya beban psikologis yang dirasakan para pemainnya dalam menghadapi tekanan persaingan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Italia musim ini.

"Nella prima parte di gara le difficoltà sono state dovute alla freschezza dell’avversario, mentre noi avevamo qualche tensione di troppo e sentivamo le pressioni mentali e psicologiche. All’intervallo mi sono arrabbiato tantissimo e nella ripresa abbiamo giocato con più coraggio" ucap Giampaolo, Pelatih Cremonese.

Di sisi lain, Direktur Olahraga Sassuolo Francesco Palmieri memberikan komentar terkait masa depan pelatih Fabio Grosso setelah kemenangan 2-1 atas Como. Hasil tersebut memantapkan posisi Sassuolo sebagai tim promosi yang mampu bersaing di papan tengah klasemen sementara Serie A.

"I risultati parlano per lui. Anche quest’anno ha fatto un grandissimo lavoro e gli auguro il meglio per la sua carriera e for per il suo futuro. Penso che abbia tutte le caratteristiche per fare una carriera di alto livello" pungas Francesco Palmieri, Direktur Olahraga Sassuolo.

Persaingan di papan atas juga semakin memanas setelah Inter Milan menggilas Cagliari dengan skor 3-0. Kemenangan ini memperlebar jarak poin dalam perburuan gelar scudetto setelah Napoli dipaksa menyerah dari Lazio di pertandingan lainnya pada pekan yang sama.