Crystal Palace mengincar rekor sejarah tiga kemenangan tandang beruntun dalam derbi London di Premier League saat bertamu ke markas Brentford di Gtech Community Stadium pada Minggu sore waktu setempat.
Tim asuhan Keith Edwards, Brentford, justru sedang berada dalam jalur perebutan tiket Liga Champions setelah berhasil membalikkan prediksi awal musim yang sempat menjagokan mereka sebagai kandidat degradasi.
Klub berjuluk The Bees tersebut tampil sangat kokoh di kandang dengan catatan hanya menelan dua kekalahan dari 14 pertandingan liga terakhir mereka di Gtech Community Stadium berdasarkan data dari bbc.com.
Brentford juga memiliki rekor pertahanan yang impresif melawan Crystal Palace di stadion ini dengan status tidak terkalahkan dalam enam pertemuan liga domestik terakhir mereka.
Ketajaman lini depan Brentford musim ini ditopang oleh Igor Thiago yang tampil sangat kejam di depan gawang dengan catatan hanya Erling Haaland yang mencetak lebih dari dua gol dalam pertandingan liga lebih banyak darinya.
Sementara itu, Crystal Palace yang kini berada di peringkat ke-15 dipastikan sudah aman dari ancaman degradasi, sehingga fokus mereka mulai terbagi dengan laga final kompetisi Eropa di Leipzig yang akan berlangsung tiga hari setelah Premier League usai.
Performa Palace sempat dikhawatirkan merosot setelah Oliver Glasner mengumumkan akan mundur pada akhir musim, namun tim berjuluk The Eagles tersebut justru berhasil bangkit dan menjaga stabilitas skuad.
Statistik bbc.com menunjukkan Crystal Palace memenangi enam dari sembilan laga tandang terakhir mereka dalam derbi London di Premier League, termasuk kemenangan di markas Fulham dan Tottenham Hotspur.
Penyerang Crystal Palace, Jean Philippe Mateta, menjadi ancaman utama bagi lini belakang tuan rumah setelah tercatat sukses mengoleksi 11 gol dalam rangkaian pertandingan derbi London.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·