Danantara Masuk ke GoTo, Beli Saham di Bawah 1 Persen Lewat Bursa

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Logo GoTo. Foto: Aditya Panji/kumparan

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk buka suara terkait kabar masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai investor di perusahaan teknologi itu.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), GoTo mengkonfirmasi Danantara membeli saham Perseroan melalui mekanisme pasar reguler di bursa dengan porsi kurang dari 1 persen dari total saham yang diterbitkan perusahaan.

“Sesuai dengan pemberitaan di media, kami memahami bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah membeli sejumlah saham Perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1% dari saham yang diterbitkan oleh Perseroan,” tulis Sekretaris Perusahaan GoTo, R.A. Koesoemohadiani, dikutip Rabu (6/5).

Meski porsinya relatif kecil, GoTo menyambut positif langkah investasi oleh Danantara. Perusahaan menilai aksi pembelian saham ini jadi sinyal kepercayaan terhadap prospek bisnis GoTo ke depan.

“Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang Perseroan,” lanjutnya.

kumparan post embed

Manajemen GoTo mengatakan kepercayaan investor menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan profesional.

“Kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi Perseroan untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, profesional, dan terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik,” katanya.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan Danantara telah resmi masuk sebagai pemegang saham di salah satu aplikator ojek online (ojol). Dia memastikan kepemilikan saham Danantara di aplikator berwarna hijau ini akan terus ditambah.

“Kita sudah masuk, terus akan kita tingkatkan secara bertahap,” ujar Rosan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Selasa (5/5).

instagram embed