Danantara Targetkan Merger BUMN Selesai 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

DANANTARA menargetkan merger Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di semua sektor rampung tahun ini. Managing Director Finance Danantara Asset Management Sahala Situmorang mengatakan semua sektor menjadi prioritas dalam aksi merger ini.

Tahun lalu, kata Sahala, Danantara memprioritaskan merger BUMN untuk beberapa sektor. Proses merger pun rencananya akan dieksekusi dalam waktu tiga hingga lima tahun. “Mandat kami sekarang adalah untuk melakukan merger dalam tahun ini. Jadi kami harus menyelesaikannya tahun ini,” katanya dalam acara Fitch on Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sahala menuturkan, berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan Danantara, konsolidasi menjadi solusi utama bagi permasalahan yang dihadapi BUMN. Strategi ini, kata dia, bakal mengarahkan BUMN untuk fokus pada bisnis inti mereka.

Bekas Executive Director Deloitte Consulting Southeast Asia itu mengklaim upaya konsolidasi mulai membuahkan hasil, salah satunya di sektor energi. Sahala menyebutkan merger usaha di subholding upstream atau hulu berdampak pada efisiensi biaya sekitar US$ 400 juta per tahun.

Strategi merger juga diharapkan bisa meningkatkan sinergi BUMN secara signifikan. “Setidaknya dari segi ukuran, hanya dari segi ukuran, pengadaan akan sangat terpengaruh,” ucap Sahala.