Daop 7 perketat periksa lintas hadapi lonjakan penumpang libur May Day

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pemeriksaan lintas dilakukan di beberapa stasiun strategis

Madiun (ANTARA) - PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pemeriksaan lintas di beberapa stasiun guna menghadapi lonjakan penumpang yang terjadi saat libur akhir pekan panjang bersamaan dengan libur Hari Buruh sedunia atau May Day 2026.

"Pemeriksaan lintas dilakukan di beberapa stasiun strategis, antara lain Stasiun Magetan, Stasiun Ngawi, Stasiun Geneng, Stasiun Kedunggalar, dan Stasiun Walikukun," ujar Deputy Vice President Daop 7 Madiun Alam Prasetyo saat melakukan inspeksi dan pemeriksaan lintas di wilayah kerja Daop Madiun, Sabtu.

Dalam kegiatan tersebut, Deputy Vice President Daop 7 Madiun melakukan pengecekan terhadap sejumlah aspek penting, meliputi fasilitas pelayanan stasiun serta administrasi perjalanan kereta api (perka).

"Hal itu guna memastikan seluruhnya berjalan dengan baik dan sesuai standar operasional yang berlaku," katanya.

Alam Prasetyo juga menekankan kepada seluruh petugas agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kedisiplinan dalam menjalankan prosedur, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aspek operasional di wilayah Daop 7 Madiun, khususnya lintas selatan, senantiasa terjaga keandalan sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung selamat, aman, lancar, dan tepat waktu," kata dia.

Sementara Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan KAI Daop Madiun mencatat lonjakan penumpang yang cukup signifikan pada libur panjang momentum May Day.

Antusiasme penumpang pengguna jasa KA sudah terlihat sejak H-1 libur, Kamis (30/4/2026), dengan total 17.054 pelanggan KA Jarak Jauh yang dilayani, terdiri dari 8.154 keberangkatan dan 8.900 kedatangan pelanggan.

Tren kepadatan berlanjut pada Jumat (1/5/2026), dengan total 14.290 pelanggan, terdiri dari 7.089 pelanggan berangkat dan 7.201 pelanggan tiba yang memilih menggunakan jasa kereta api untuk bepergian.

Ia mengungkapkan bahwa pelanggan kereta api cukup tinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor kenyamanan dan ketepatan waktu.

"Lonjakan volume penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi primadona bagi masyarakat saat libur panjang, baik untuk tujuan wisata maupun berkumpul bersama keluarga di kampung halaman," kata Tohari.

Demi kelancaran perjalanan, Tohari kembali mengingatkan pelanggan untuk tetap disiplin dan waspada. Para penumpang diharapkan datang minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar tidak terburu-buru, serta selalu menjaga keamanan barang bawaan pribadi.

"Kami selalu optimistis, dengan kerja sama yang baik antara petugas dan pelanggan, seluruh operasional perjalanan selama liburan panjang akhir pekan ini berlangsung selamat, aman, tertib dan lancar," katanya.

Baca juga: Daop Madiun catat 300.542 penumpang Lebaran periode 11-24 Maret 2026

Baca juga: PT INKA kebut pengerjaan 612 kereta penumpang pesanan PT KAI

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.