DC Pinjol yang Buat Laporan Palsu Datangi Damkar Semarang Lalu 'Dihukum'

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Debt collector pinjaman online (pinjol) yang menjebak pemadam Bonefentura Soa (Boem) mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) yang menjebak Damkar Semarang mendatangi markas Damkar pada Sabtu (25/4). Kedatangan pria bernama Bonefentura Soa (Bone) itu untuk menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi.

Bone tiba sekitar pukul 16.30 WIB. Ia didampingi keluarga dan perwakilan perusahaan yang menaunginya. Selain itu, hadir pula Ngadi, penjual nasi goreng sekaligus nasabah yang ia teror.

Mereka kemudian menggelar mediasi bersama Sekretaris Damkar Semarang Ade Bhakti dan beberapa pejabat lainnya. Usai memberikan pernyataan dan permintaan maaf, Bone 'dihukum' cosplay jadi petugas Damkar.

Debt collector pinjaman online (pinjol) yang menjebak pemadam Bonefentura Soa (Boem) mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Bone dibantu mengenakan baju pemadam yang terkenal berat. Setelah berpakaian lengkap menggunakan helm hingga tabung oksigen, ia lalu diminta menyemprotkan selang air. Ia juga diminta untuk melipat selang hingga rapi.

Bone yang terlihat kelelahan itu dibantu oleh beberapa petugas dengan ramah.

Usai melaksanakan sesi 'hukuman' tersebut, Bone mengakui tugas Damkar sangat berat. Ia pun menyesali perbuatannya.

"Iya berat, berat sekali (tugas Damkar). Saya menyesal," ucap Bone, Sabtu (25/4).

Ia pun meminta rekan-rekan DC lainnya untuk berhenti menggunakan cara-cara penagihan yang melibatkan instansi lain, apalagi yang berkaitan dengan layanan publik.

"Saya pesan buat teman-teman DC di seluruh Indonesia, kalau menagih sesuai SOP dan aturan perusahaan. Jangan sampai merugikan instansi lain," ujar Bone.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti, menjelaskan terkait kelanjutan proses hukum, pihaknya akan berdiskusi dengan pimpinan apakah laporan akan dicabut atau dilanjutkan.

"Apakah laporan kemarin akan dilanjutkan atau seperti apa, nanti saya laporkan ke atasan dulu. Tapi yang jelas, kalau tadi tidak datang sampai pukul 17.00 WIB, kami akan teruskan laporan itu," tegas Ade.

Ia berharap peristiwa semacam ini tidak terulang lagi. Ia meminta para DC pinjol tidak melibatkan instansi lain dalam pekerjaan mereka.

"Ini institusi yang tidak bisa dipermainkan. Mempermainkan layanan darurat itu jelas hukumannya 1 tahun 6 bulan penjara," kata Ade.