Teheran (ANTARA) - Delegasi Iran yang akan melakukan perundingan dengan Amerika Serikat akan bertolak ke Swiss, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei pada Sabtu (20/6).
"Dalam beberapa menit, delegasi negosiasi Iran akan berangkat ke Swiss," kata Baghaei seperti dikutip kantor berita Fars.
Dalam perundingan tersebut, delegasi Iran akan mendesak AS untuk memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua pihak.
Iran juga akan meminta penjelasan terperinci mengenai langkah-langkah yang akan diambil AS untuk memenuhi komitmen tersebut, kata Baghaei.
Ia memperingatkan jika beberapa komitmen AS tidak dipenuhi, MoU akan "berada dalam bahaya."
"AS harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan berada dalam bahaya," kata Baghaei.
Sementara itu, Utusan Khusus AS Steve Witkoff dikabarkan sedang menuju Swiss untuk menghadiri putaran pertama perundingan AS-Iran terkait kemungkinan kesepakatan nuklir, menurut laporan Axios.
Disebutkan bahwa Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, telah berada di Swiss.
Namun, belum dipastikan apakah jadwal baru untuk perundingan tersebut telah ditetapkan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran akan tutup Selat Hormuz, tuding AS ingkar janji
Baca juga: Vance: Tindakan militer terhadap Iran tetap jadi pilihan bagi AS
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·