Aktris Callista Arum menunjukkan totalitasnya dalam dunia seni peran melalui film horor terbaru bertajuk Tumbal Proyek. Dalam produksi Dee Company ini, Callista memerankan Laras, perempuan yang harus berhadapan dengan berbagai teror supranatural di proyek pembangunan.
Callista mengungkap, peran Laras memberikan tantangan karena ia harus mempelajari tata cara dan doa-doa dalam agama Katolik demi adegan.
"Kalau karakter Laras sendiri menurut aku tantangannya itu adalah belajar doa-doa Katolik ya. Karena kadang-kadang aku suka slip (salah ucap)," kata Callista dalam sesi konferensi pers dan gala premiere film Tumbal Proyek baru-baru ini.
Callista mengaku sering berkonsultasi dengan kru film yang memeluk agama Katolik agar tidak melakukan kesalahan saat pengambilan gambar, terutama pada adegan yang krusial.
"Untungnya kru ada yang Katolik, jadi dibantu. Kadang di set tuh kayak enggak pas berdoa Salam Maria terus aku tuh agak... 'Salam Maria apa Kak?' gitu. Terus dibantuin," tutur Callista.
Selain aspek spiritual, Callista juga dituntut untuk menguasai dialek Jawa guna memperkuat latar belakang karakter Laras.
"Terus aku harus belajar dialek Jawa juga di sini. Dan menurut aku tantangannya adalah harus berani terseret (bagian badan)," jelas Callista.
Menariknya, atmosfer lokasi syuting yang digarap oleh sutradara Jero Point terasa begitu nyata bagi Callista. Ia mengaku rasa takut yang ditunjukkannya dalam film tersebut bukan akting, melainkan reaksi jujur.
"Karena set-nya sangat membantu dan sampai aku merasa ada beberapa scene yang aku kayak enggak acting deh gitu. Kayak ketakutannya itu enggak acting, itu beneran," ungkap Callista.
Meski menghadapi banyak tantangan, Callista merasa proses produksi berjalan lancar berkat arahan sang sutradara.
"Enggak ada yang paling sulit karena Bang Jero direct-nya selalu enak. Cuma yang paling berkesan itu ketika Laras sedang berdoa. Itu aku sampai sekarang kadang masih suka kepikiran. I think I really like that scene, menjiwai banget," tambah Callista.
Film Tumbal Proyek bercerita tentang misteri hilangnya Bayu (Rendy Khrisna) di sebuah proyek pembangunan. Sang anak, Yuda yang diperankan Kiesha Alvaro, berusaha mencari jawaban atas hilangnya sang ayah.
Selain Callista Arum dan Kiesha Alvaro, film ini dibintangi aktris senior Karina Suwandi sebagai Bu Martha serta Fuad Idris yang memerankan sosok Mbah Tarmo.
Produser Dheeraj Kalwani berharap Tumbal Proyek juga meninggalkan pesan yang kuat bagi keluarga.
"Tumbal Proyek tidak hanya menjanjikan teror jumpscare, tetapi juga drama keluarga yang emosional tentang kehilangan dan keberanian mengungkap kebenaran di tengah ancaman supranatural," ujar Dheeraj Kalwani menutup pembicaraan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·