Departemen Hukum AS Rilis Identitas Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Beberapa pria duduk di trotoar dekat lokasi kejadian penembakan aktif yang dilaporkan terjadi di Pusat Islam, di San Diego, California, AS, 18 Mei 2026. Foto: REUTERS/Mike Blake

Departemen Hukum Amerika Serikat (AS) merilis 2 identitas pelaku penembakan di Masjid San Diego. Mereka adalah Caleb Vasques (18) dan Cain Clark (17).

"Pelaku adalah Caleb Vasques (18) dan Cain Clark (17)," kata seorang pejabat Departemen Hukum AS kepada reuters, Selasa (19/5).

Keduanya juga ditemukan tewas usai penembakan itu. Mereka bunuh diri.

Penembakan itu menewaskan 3 orang. Semuanya berkaitan dengan masjid tersebut, dan dipuji karena menempatkan diri dalam bahaya demi melindungi orang lain.

Salah satunya adalah Amin Abdullah, atau dikenal dengan Brian Climax ia adalah penjaga masjid. Ia yang pertama waspada terhadap 2 pelaku yang bersiap menembak itu.

"Abdullah mengonfrontasi pelaku, ia mengaktifkan mode lockdown di masjid lewat panggilan radionya. Ini menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak," kata Kepala Kepolisian San Diego, Scot Wahl kepada reuters.

Scott Wahl, Kepala Kepolisian San Diego, berbicara selama konferensi pers setelah penembakan di Pusat Islam di San Diego, California, AS, 18 Mei 2026. Foto: REUTERS/Mike Blake

Abdullah berupaya mengalihkan para pelaku. Namun ia tewas tertembak di parkiran masjid.

"Tak bisa diragukan lagi, aksi ini mengecoh pelaku dan menghalangi mereka untuk masuk ke area yang lebih luas. Di dalam ada 140 anak-anak, dan jaraknya sekitar 5 meter dari para pelaku," ucap Wahl.

Sementara dua korban lainnya, yakni tetua masjid Mansour Kaziha dan seorang sopir Uber, Nadir Awad, terpojok pada peristiwa itu. Mereka juga berada di parkiran.