Dewa United Libas PSBS Biak 5&0 di Pekan ke&32 Super League

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Dewa United berhasil meraih kemenangan besar saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Bantul. Tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut mengakhiri pertandingan dengan skor telak 5-0 tanpa balas.

Kemenangan dominan Dewa United dipastikan melalui torehan hattrick Alex Martins, satu gol dari Taisei Marukawa, serta gol bunuh diri yang dilakukan oleh Nurhidayat. Hasil ini sekaligus meredam perlawanan tim tamu yang dijuluki Badai Pasifik.

Dilansir dari Medcom, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui bahwa PSBS Biak sempat memberikan ancaman serius pada paruh pertama laga. Skema transisi permainan lawan dinilai cukup merepotkan barisan pertahanan timnya.

“I rasa pada babak pertama mereka juga tampil baik dalam transisi permainan. Beberapa kali mereka mampu menciptakan ancaman berbahaya di area pertahanan kami. Tetapi bagaimanapun, permainan harus tetap berjalan sportif, meskipun sedang frustrasi atau marah. Dan menurut saya, mereka melakukannya dengan sangat baik," kata Riekerink.

Riekerink memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap profesional yang ditunjukkan para pemain PSBS Biak sepanjang pertandingan berlangsung. Meskipun sedang diterpa masalah tunggakan gaji, tim lawan tetap menjaga integritas di lapangan hijau.

“Itu menjadi pujian besar bagi mereka karena pertandingan tidak dipenuhi kartu kuning, kartu merah, atau hal-hal lainnya. Jadi dari sisi sportivitas, sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa para pemain Biak tampil sangat baik,” ujar Riekerink.

Jan Olde Riekerink menjelaskan bahwa keberhasilan timnya tidak lepas dari penerapan strategi yang matang. Instruksi untuk melakukan tekanan tinggi sejak menit awal menjadi kunci utama untuk mendikte jalannya pertandingan.

“Untuk jalannya pertandingan, saya rasa setiap laga kami selalu menyiapkan rencana yang berbeda. Kami sudah mengetahui bagaimana cara mereka bermain. Pertama-tama, kami menerapkan tekanan tinggi dan menurut saya pada babak pertama hal itu berjalan dengan baik,” kata Riekerink.

Dominasi tersebut membuat PSBS Biak kesulitan untuk mengembangkan permainan. Riekerink mencatat hanya beberapa kali lawan mampu keluar dari tekanan untuk menciptakan peluang berbahaya di area pertahanan Dewa United.

“Kami langsung melakukan pressing sejak menit awal. Hanya beberapa kali Biak mampu keluar melalui transisi dan menciptakan peluang berbahaya. Saya rasa kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol karena peluang yang kami miliki cukup banyak,” ujar Riekerink.

Efektivitas Serangan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Dewa United tidak mengendurkan intensitas serangan mereka. Pelatih asal Belanda tersebut menyoroti bagaimana timnya mampu menjaga ritme permainan dan terus menambah keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

“Menurut saya, kami seharusnya bisa menambah dua gol lagi. Kemudian pada babak kedua, kami kembali mencetak gol cepat seperti yang terjadi di babak pertama. Setelah itu kami mendominasi pertandingan dan kembali menciptakan tiga gol tambahan,” kata Riekerink.

Secara keseluruhan, pelatih berusia 62 tahun itu merasa puas dengan sportivitas yang ditunjukkan oleh kedua kesebelasan. Ia menaruh rasa hormat yang besar kepada skuad Biak yang tetap tampil kompetitif di tengah situasi internal klub yang sulit.

“Sebelum saya memulai, saya ingin menyampaikan rasa hormat saya kepada para pemain Biak. Menurut saya, mereka berada dalam posisi yang sangat tidak nyaman. Namun pada akhirnya, pertandingan berjalan dengan fair,” kata Riekerink.