Di Depan Kongres AS, Raja Charles III Serukan Pentingnya Persekutuan AS-Inggris

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Raja Charles III berpidato di depan Kongres Amerika Serikat (AS), Selasa (28/4). Foto: Saul Loeb/AFP

Raja Charles III dari Inggris berbicara di depan Kongres Amerika Serikat (AS), pada Selasa (28/4). Pada kesempatan itu, ia menekankan pentingnya hubungan erat AS-Inggris yang merenggang karena perbedaan pandangan terkait keputusan menyerang Iran.

"Apa pun perbedaan kita, apa pun ketidaksepakatan antara kita, kita harus tetap bersatu dan berkomitmen menjaga demokrasi, menjaga semua rakyat kita dari kekerasan, dan menghormati mereka yang dalam sehari-hari bertaruh nyawa untuk negeri kita," kata Charles.

Charles tengah melaksanakan lawatan luar negeri ke AS. Ini adalah hari keduanya di negeri Paman Sam.

Ia datang di saat-saat yang tak nyaman, kala Presiden Donald Trump tengah gencar mengkritisi keputusan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang tak membantunya memerangi Iran.

"Saya merasa terhormat diundang ke Kongres, ini adalah benteng demokrasi yang terdiri dari suara-suara orang Amerika untuk memajukan hak dan kemerdekaan," kata Charles.

Sebelum berbicara di depan Kongres, Charles telah bertemu dengan para anggota parlemen dari kubu Partai Republik dan Demokrat. Ia dan istrinya, Camilla, lebih dulu bertemu dengan Trump di gedung putih.

Pertemuan ini menggarisbawahi 250 hubungan Inggris-AS.

Sebagai catatan, Charles adalah monarki Inggris ke dua yang berbicara di depan Kongres setelah ibunya, Ratu Elizabeth pada 1991.