Diduga Jadi Mata-Mata, WN China Ditangkap Dinas Keamanan Norwegia

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Norwegia Foto: Alexander Ishchenko/Shutterstock

Dinas keamanan dalam negeri Norwegia, PST, menangkap seorang pria asal China di wilayah utara negara itu pada Minggu (17/5) atas dugaan spionase alias mata-mata. Penangkapan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah seorang perempuan asal China ditangkap karena dicurigai memata-matai data satelit.

Juru bicara media PST, Eirik Veum, mengatakan kepada AFP bahwa tersangka ditangkap pada Jumat oleh kepolisian distrik Nordland.

Veum mengatakan pria tersebut diduga melakukan upaya aktivitas intelijen ilegal di Nordland, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai aktivitas yang dimaksud.

Pengadilan Norwegia pun langsung memutuskan bahwa tersangka ditahan selama empat pekan. Pengacara pria tersebut, Tor Haug, mengatakan kepada kantor berita NTB bahwa kliennya membantah tuduhan tersebut.

Sebelumnya, pada 7 Mei lalu, PST mengumumkan bahwa seorang perempuan asal China yang diduga memata-matai data satelit Norwegia telah ditangkap.

"(penangkapan) berdasarkan dugaan bahwa sebuah perusahaan yang terdaftar di Norwegia digunakan sebagai kedok untuk upaya aktor negara China mendirikan stasiun penerima guna mengunduh data dari satelit yang berada di orbit kutub,” kata jaksa kepolisian PST, Thomas Blom, kepada AFP saat itu.

PST juga menyebut ada individu lain yang turut dicurigai dalam kasus tersebut. Badan intelijen Norwegia secara rutin menyebut China dan Rusia sebagai ancaman utama bagi Norwegia terkait aktivitas spionase.

Dalam laporan penilaian ancaman terbaru, PST mengatakan kedua negara menunjukkan minat untuk membeli lahan di dekat infrastruktur penting atau instalasi militer.