Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan klarifikasi mengenai perpindahan lokasi menginap timnya menjelang laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Arsenal di Emirates Stadium pada Selasa malam. Simeone menegaskan bahwa keputusan tersebut murni bersifat praktis dan bukan merupakan bentuk takhayul setelah kekalahan telak mereka di London pada Oktober lalu.
Spekulasi mengenai takhayul muncul setelah Los Colchoneros memilih akomodasi yang berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya. Namun, dalam konferensi pers prapertandingan, pelatih asal Argentina tersebut menampik anggapan bahwa perubahan rutinitas logistik ini ditujukan untuk mengubah nasib tim di lapangan.
"Kami sekarang lebih baik daripada di bulan Oktober dan hotel ini lebih murah," kata Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Pernyataan tersebut mencairkan suasana menjelang laga penentuan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid. Arsenal sebelumnya sempat memimpin melalui penalti Viktor Gyokeres sebelum Julian Alvarez menyamakan kedudukan melalui titik putih pada menit ke-11 babak kedua.
"Yang saya perhatikan adalah mereka selalu mencari berita utama yang tidak biasa untuk sebuah semifinal. Dan hanya tim yang bermain lebih baik dan memperkuat senjata mereka yang akan menjadi yang paling dekat dengan kemenangan," ujar Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Simeone juga membagikan perkembangan terbaru mengenai kondisi kebugaran lini serangnya, termasuk Alexander Sorloth, Julian Alvarez, dan Giuliano Simeone. Meskipun Sorloth sempat absen di laga kandang akibat cedera hamstring, ada harapan sang striker bisa berkontribusi dalam laga penentu di London Utara ini.
"Kemarin mereka bergerak sedikit, kondisinya lebih baik. Kami berharap mereka bisa berlatih dengan baik dan besok pagi kami akan memutuskan bagaimana kami memulai," terang Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Kebutuhan tim akan kehadiran pemain bertubuh besar di lini depan menjadi catatan khusus bagi sang pelatih. Simeone menilai komposisi penyerang yang bugar akan memberikan dimensi berbeda pada strategi permainan timnya.
"Peran yang sangat penting, kami sangat membutuhkannya. Sayang sekali dia tidak bisa bermain di pertandingan kandang karena cedera hamstring. Kami membutuhkannya baik itu untuk 10 atau 90 menit," ungkap Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Menghadapi tekanan di markas Arsenal, Simeone menekankan pentingnya pengalaman dan penguasaan aspek emosional. Ia merasa skuadnya saat ini memiliki kematangan mental yang lebih baik dibandingkan performa mereka pada awal musim ini.
"Kami memiliki keyakinan yang besar, jadi tentu saja hasilnya tidak akan bergantung pada kami," tambah Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Simeone menjelaskan bahwa tim akan berupaya menjalankan instruksi taktis dengan intensitas tinggi. Meskipun ia menaruh kepercayaan besar pada kemampuan skuadnya, ia mengakui ada faktor di luar kendali yang bisa memengaruhi hasil akhir.
"Kami akan mencoba memainkan permainan yang harus dimainkan, dengan intensitas dan pemahaman yang dibutuhkan pertandingan ini. Kami sangat percaya pada apa yang kami lakukan, yakin dan pasti akan apa yang ingin kami raih dalam pertandingan ini, dan hasilnya tidak akan bergantung sepenuhnya pada kami," jelas Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Pengalaman Julian Alvarez di kompetisi Inggris juga menjadi harapan bagi Atletico Madrid untuk memecahkan kebuntuan. Simeone berharap adaptasi Alvarez terhadap gaya bermain di London bisa menjadi faktor kunci bagi timnya.
"Itulah inti dari pertandingan-pertandingan penting seperti ini. Dia mengenal liga Inggris dengan baik, dan semoga dia bisa tampil gemilang," tutup Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·