Rantau, Kalsel (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan, menyebut sapi kurban bantuan Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah di Tapin memiliki bobot mencapai 970 kilogram.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tapin Muhammad Erwin di Rantau, Senin, mengatakan sapi kurban bantuan Presiden berjenis Limousin dipilih karena memiliki bobot paling besar dibanding sapi lain di Kabupaten Tapin.
“Sapi bantuan Presiden ini jenis Limousin dengan usia empat tahun dua bulan dan bobot saat ini mencapai 970 kilogram,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sapi Limosin tersebut milik peternak Ustadz M. Ainul Yaqin yang berlokasi di Jalan SMPN Serawi Tengah, Kelurahan Binuang, Kecamatan Binuang.
"Penetapan sapi bantuan Presiden tidak hanya mempertimbangkan ukuran tubuh, tetapi juga kondisi kesehatan hewan yang harus memenuhi syarat kurban," tambahnya.
Erwin menjelaskan, Petugas Dinas Pertanian Tapin telah melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh melalui pengambilan sampel darah dan feses untuk diuji di laboratorium sebelum sapi dinyatakan layak kurban.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas penyakit dan aman untuk disalurkan kepada masyarakat,” katanya.
Erwin menambahkan, saat ini kondisi sapi dalam keadaan sehat dengan perawatan intensif berupa pemberian pakan hijauan, konsentrat, dan vitamin guna menjaga stamina serta bobot tubuh tetap stabil hingga hari penyembelihan.
Baca juga: Menteri LH minta Tapin optimalkan TPS3R jadi basis bahan bakar alternatif
Baca juga: Ratusan calon haji asal Tapin menuju Asrama Banjarbaru Kalsel
Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·