Kesadaran masyarakat urban terhadap aktivitas fisik terus meningkat sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Namun, pemahaman mengenai pencegahan cedera saat berolahraga dinilai masih minim.
Kondisi ini mendorong peluncuran ResepGerak.ID, sebuah platform digital pertama di Indonesia yang menyediakan resep latihan berbasis bukti ilmiah. Seperti dilansir dari Detik Sport, platform ini diinisiasi oleh dokter spesialis kesehatan olahraga Antonius Adi yang bekerja sama dengan Eminence Sports Medicine Centre.
Antonius Adi memiliki rekam jejak lebih dari 20 tahun di bidang kedokteran olahraga. Ia tercatat pernah menjadi dokter tim Indonesia pada Olimpiade 2012, 2016, dan 2020, serta menjabat sebagai Medical Director untuk Jakarta Running Festival dan Borobudur Marathon.
Kehadiran platform ini bertujuan membuka akses pengetahuan kedokteran olahraga yang selama ini lebih banyak berada di ruang konsultasi atau jurnal ilmiah berbahasa asing. Seluruh informasi disajikan dalam Bahasa Indonesia agar praktis dan mudah diterapkan oleh masyarakat luas.
Layanan digital ini menyediakan informasi pemulihan serta pencegahan cedera, panduan latihan untuk 12 cabang olahraga, resep gerak untuk 10 kondisi medis kronis, hingga body map interaktif untuk 12 zona tubuh yang dilengkapi video tutorial.
"Selama bertahun-tahun, saya melihat atlet terbaik Indonesia mendapat akses ke science based training, injury prevention, dan recovery protocols," ungkap Andi dalam rilis kepada detikSport.
"Namun, jutaan orang Indonesia yang ingin mulai hidup aktif, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja kantoran dengan keluhan fisik, lansia, hingga pelari amatir, tidak pernah diajarkan cara berlatih atau mengelola cedera dengan benar. ResepGerak.ID dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan tersebut," sambungnya dalam acara peluncuran, Minggu (24/5).
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), Muh Ikhwan Zein, memberikan apresiasi terhadap peluncuran platform ini sebagai solusi atas keterbatasan jumlah dokter spesialis olahraga di tanah air.
"Dengan masih terbatasnya jumlah dokter spesialis kedokteran olahraga di Indonesia, peluncuran ResepGerak.ID hadir sebagai dukungan nyata karena dapat meluaskan jangkauan layanan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan misi PDSKO untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengetahuan gerak yang berbasis bukti ilmiah," ujar Ikhwan.
Manfaat dari metode latihan berbasis bukti ilmiah ini juga dirasakan langsung oleh pembina Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI), Yaya Suharya.
"Di usia saya yang sudah 97 tahun, saya tetap rutin bergerak sesuai arahan Dok Andi. Dengan aktivitas ini, saya merasa sehat, bugar, dan mandiri, serta yang paling penting mengurangi resiko jatuh. Platform seperti ResepGerak.ID ini sangat penting agar lansia seperti saya paham bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif," paparnya.
Platform ResepGerak.ID dikembangkan dengan mengacu pada tiga pilar utama. Ketiganya meliputi pengetahuan berbasis bukti ilmiah peer-reviewed, kemudahan akses bahasa Indonesia, serta aplikabilitas panduan dalam aktivitas sehari-hari.
Inisiasi ini diharapkan dapat mendistribusikan ilmu kedokteran olahraga secara merata. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan program kebugaran secara aman, terukur, dan penuh pemahaman tanpa rasa takut.
"Pengetahuan tentang gerak yang aman dan efektif bukanlah sebuah hak istimewa, melainkan hak dasar setiap manusia, dan ResepGerak.ID hadir untuk memastikan hak itu terpenuhi."
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·