Donald Trump Hapus Unggahan Gambar AI Kontroversial Berwujud Yesus

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghapus unggahan gambar hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) di platform Truth Social pada Senin, 13 April 2026, setelah memicu gelombang kritik dari berbagai pihak. Gambar tersebut menampilkan sosok Trump yang menyerupai Yesus sedang menyembuhkan orang sakit, namun terdapat penampakan makhluk bertanduk di latar belakangnya.

Dilansir dari Detik iNET, unggahan tersebut memancing kemarahan bahkan di kalangan pendukung fanatiknya yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penistaan agama. Trump segera menurunkan konten tersebut dengan alasan adanya kesalahpahaman teknis terkait isi visual gambar yang dibagikannya.

Dalam klarifikasinya, Trump menyatakan bahwa dirinya mengira gambar tersebut hanya menggambarkan dirinya sebagai seorang dokter yang sedang membantu pasien. Namun, pengamatan publik justru tertuju pada sosok misterius bersayap dan memiliki tiga tanduk yang muncul di atas bahu kiri sang presiden.

"Masalah dengan Donald Trump adalah dia benar-benar orang yang tak religius dan akibatnya, sama sekali tak peduli dengan gambar dirinya sebagai Yesus dengan iblis di atas bahunya," kata Sonny Bunch, Editor The Bulwark, saat menanggapi kemunculan sosok tersebut.

Penelusuran digital menunjukkan bahwa visual ini merupakan hasil modifikasi dari gambar asli yang pernah diunggah oleh influencer Nick Adams pada Februari lalu. Versi asli Adams sebenarnya menampilkan tentara Amerika Serikat di belakang Trump, bukan sosok makhluk aneh.

Perubahan tersebut pertama kali dideteksi oleh pengguna media sosial X dengan akun @Mend_alyn yang membandingkan kedua gambar tersebut secara berdampingan. Ia mencatatkan bahwa terdapat penambahan figur bertanduk pada versi yang diunggah oleh Trump dibandingkan versi asli milik Adams.

Selain penambahan sosok aneh, kualitas visual pada unggahan Trump dilaporkan mengalami penurunan signifikan yang menjadi ciri khas pengolahan ulang oleh AI. Hal ini terlihat dari detail yang terdistorsi, seperti tulisan pada topi salah satu karakter yang semula terbaca "Veteran" menjadi tidak beraturan.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti asal sumber gambar yang telah dimodifikasi tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab atas pengeditan tambahan sebelum diunggah ke akun resmi Trump. Tim komunikasi internal sang presiden juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proses pemilihan konten tersebut.