Donald Trump Serukan Perdamaian Saat Gencatan Senjata Israel dan Lebanon

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak kelompok Hizbullah untuk menjaga sikap selama masa gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon yang dimulai pada Jumat, 17 April 2026. Kesepakatan penghentian kontak senjata tersebut mulai diberlakukan secara resmi sejak pukul 21.00 GMT atau tengah malam waktu Lebanon.

Harapan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social sebagaimana dilansir dari Detikcom. Trump menekankan pentingnya periode ini bagi kelompok tersebut untuk menunjukkan itikad baik dalam upaya menghentikan kekerasan di wilayah perbatasan.

"Saya harap Hizbullah bertindak baik dan sopan selama periode penting ini. Ini akan menjadi momen HEBAT bagi mereka jika mereka melakukannya," tulis Trump, Presiden Amerika Serikat.

Pernyataan ini muncul menyusul pengumuman gencatan senjata yang sebelumnya telah disampaikan oleh Trump sebagai langkah awal menuju stabilitas. Mantan Presiden AS tersebut menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penghentian pertumpahan darah secara menyeluruh.

"Tidak ada lagi pembunuhan. Akhirnya harus ada DAMAI!" tambah Trump, Presiden Amerika Serikat.

Meskipun gencatan senjata telah dimulai, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memberikan penegasan mengenai tujuan jangka panjang dari kesepakatan sementara ini. Fokus utama diplomasi saat ini diarahkan pada pembicaraan keamanan yang lebih stabil.

"dimaksudkan untuk memungkinkan negosiasi dengan itikad baik menuju perjanjian keamanan dan perdamaian permanen antara Israel dan Lebanon," tulis Departemen Luar Negeri AS.

Kepatuhan Hizbullah terhadap kesepakatan ini masih menjadi perhatian besar pihak internasional karena belum adanya pernyataan resmi dari organisasi tersebut. Namun, sinyal positif sempat muncul dari internal parlemen kelompok yang didukung Iran tersebut melalui pernyataan kepada AFP.

Salah satu anggota parlemen Hizbullah mengatakan kepada AFP bahwa kelompok tersebut akan menghormatinya jika serangan Israel terhadap militannya dihentikan.

Implementasi di lapangan segera diwarnai insiden meski kesepakatan baru berjalan singkat. Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan adanya tembakan artileri dari pihak Israel ke arah Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari satu jam setelah gencatan senjata resmi berlaku.

Selain tembakan artileri, NNA mengabarkan adanya operasi penyapuan menggunakan senapan mesin dan aktivitas intensif pesawat pengintai Israel di atas wilayah Rashaya. Laporan dari jurnalis AFP dan rekaman AFPTV juga mengonfirmasi adanya suara ledakan RPG serta jejak peluru di langit pinggiran selatan Beirut sesaat setelah tengah malam.

Terlepas dari insiden tembakan tersebut, warga Lebanon mulai bergerak kembali ke kediaman mereka di wilayah selatan. Video yang beredar di media sosial menunjukkan antrean kendaraan yang membawa penduduk pengungsi kembali ke benteng pertahanan Hizbullah sambil membawa atribut organisasi dan potret mendiang Hassan Nasrallah.