Moskow (ANTARA) - Otoritas Israel menyatakan dua aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam gerakan pro-Palestina Global Sumud Flotilla telah dideportasi.
Surat kabar Israel Haaretz sebelumnya melaporkan dua aktivis armada Global Sumud itu, yakni warga negara Spanyol-Swedia Saif Abu Keshek dan warga negara Brasil Thiago Avila, telah ditambah masa penahanannya di Israel hingga Minggu.
"Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, dari armada provokatif flotilla tersebut, dideportasi hari ini dari Israel," kata otoritas tersebut di platform X.
Otoritas Israel sebelumnya menuduh kedua aktivis tersebut bekerja sama dengan Konferensi Populer untuk Rakyat Palestina di Luar Negeri (PCPA).
Armada kemanusiaan yang menuju Gaza itu berangkat dari Barcelona pada 15 April.
Para aktivis kemudian mengatakan pasukan Israel mencegat kapal-kapal tersebut di perairan internasional dekat Kreta, serta tentara Zionis itu telah merusak mesin dan sistem navigasi kapal.
Armada tersebut lalu meminta pihak parlemen di berbagai negara di Eropa untuk dapat mengintervensi campur setelah dua aktivis armada kemanusiaan itu dinyatakan hilang seusai aksi pencegatan di kawasan perairan internasional oleh pasukan Israel itu.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: PBB tuntut pembebasan dua aktivis armada Gaza yang ditahan Israel
Baca juga: RI kecam keras serangan Israel terhadap Flotilla Sumud Global
Baca juga: Israel tambah masa tahanan dua aktivis Global Sumud Flotilla
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·