Dua Warga Singapura Tewas Akibat Letusan Gunung Dukono

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat letusan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat, 8 Mei 2026. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa dua warga negara Singapura dan satu warga Indonesia asal Jayapura saat berada di kawasan tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengonfirmasi penambahan jumlah korban jiwa dalam insiden vulkanik tersebut sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penanganan terkait identitas para korban.

"Iya, three meninggal dunia," kata Kapolres Halmahera Utara, Maluku Utara, AKBP Erlichson Pasaribu.

Erlichson kemudian memberikan rincian mengenai kewarganegaraan para korban yang terdampak letusan gunung berapi tersebut. Meski demikian, data pribadi mendalam mengenai para korban masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

"Yaitu dua warga Singapura dan satu warga lokal kelahiran Jayapura," katanya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI segera mengambil langkah diplomatik setelah menerima laporan mengenai jatuhnya korban warga asing. Koordinasi dilakukan secara langsung dengan Kedutaan Besar Singapura di Jakarta guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur kekonsuleran.

"Informasi yang kita dapat setelah saya kumpulkan, tentunya kita sampaikan kepada kedutaan yang warganya terdampak. Nah yang kami tahu ya, sesuai dengan informasi yang kita terima dan berada di media, itu kami berkoordinasi dengan Embassy Singapura yang ada di Jakarta, langsung," ujar Kepala Subdirektorat Jasa Kekonsuleran Kementerian Luar Negeri, Yoshi Iskandar, Sabtu (9/5/2026).

Pihak Kemlu juga memastikan bahwa notifikasi diplomatik telah dikirimkan secara formal kepada perwakilan Singapura. Hal ini dilakukan sejalan dengan laporan yang terus diperbarui oleh tim penyelamat di lapangan.

"Kita menyampaikan notifikasi pemberitahuan secara resmi kepada Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, bahwa ada warganya yang saat ini dilakukan evakuasi dari gunung yang ada di Halmahera Utara," katanya.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus memantau proses evakuasi yang sedang berlangsung di Halmahera Utara. Yoshi menegaskan bahwa aliran informasi kepada otoritas Singapura akan terus dijaga selama masa darurat ini.