Washington (ANTARA) - Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mike Waltz mengatakan negosiasi dengan Iran masih terus berlangsung.
"Negosiasi dan diplomasi itu masih berlangsung. Jadi, kita akan lihat apa yang akan mereka hasilkan," kata Waltz kepada stasiun televisi ABC pada Minggu.
Dia menambahkan Presiden AS Donald Trump ingin menyelesaikan konflik dengan Iran secara diplomatis.
Namun, jika cara diplomatis itu gagal, maka Trump siap untuk melanjutkan konflik.
"Dia (Trump) memberikan diplomasi setiap kesempatan yang mungkin sebelum kembali ke permusuhan, tetapi dia benar-benar siap untuk melakukan itu," kata Waltz.
AS dan Israel mulai menyerang target di Iran, termasuk Teheran, sejak 28 Februari lalu.
Iran pun melakukan serangan balasan di wilayah Israel serta di fasilitas militer Amerika di Timur Tengah.
Kemudian, pada 7 April, Washington dan Teheran menyatakan gencatan senjata dan dilanjutkan pembicaraan dengan mediasi Islamabad, yang berakhir tanpa kesimpulan. Tanpa laporan dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memblokade pelabuhan Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS pandang Iran ancaman terbesar dari Timur Tengah
Baca juga: Iran siapkan RUU pungutan dan larangan kapal di Selat Hormuz
Baca juga: Iran ragukan komitmen diplomasi AS di tengah eskalasi di Teluk Persia
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·