Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Silakan Cek

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan secara tertutup dengan Kepala BGN Nanik S Deyang di KSP, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/6/2025). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, membantah dirinya memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias Dapur MBG. Hal ini disampaikannya merespons isu yang beredar di masyarakat.

"Kalau Pak Dudung punya dapur silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur ya," kata Dudung dikutip dari akun Instagram resmi @kantorstafpresidenri, Rabu (10/6).

Dudung menjelaskan, semua ini bermula sekitar beberapa bulan yang lalu. Saat itu, ia mengaku didatangi oleh beberapa pengurus pesantren yang mengaku siap untuk menjadi penerima manfaat MBG, sekaligus dibangun SPPG di sana.

"Karena di pesantren itu kan ada santrinya 4 ribu, ada yang 5 ribu. sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," ujar Dudung.

Para pengurus pesantren itu, kata Dudung, minta dikenalkan dengan Dadan Hindayana yang merupakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat itu. BGN adalah lembaga yang menaungi pelaksanaan program MBG.

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana berada di dalam mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Dudung pun menyampaikan hal tersebut kepada Dadan. Namun, seiring berjalannya waktu, tak kunjung ada realisasi terkait hal itu. Dudung pun meminta Dadan agar terus berkomunikasi lewat salah satu stafnya,

"Akhirnya silakan lah mereka berhubungan. Mereka berhubungan, saya sudah tidak ngerti apa-apa," ungkap dia.

Dadan kemudian berkunjung ke Kantor KSP beberapa pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Dadan menyampaikan kepada Dudung bahwa prosesnya belum rampung.

Permintaan kepada Dadan ini yang kemudian dianggap Dudung disalahartikan bahwa dirinya memiliki Dapur MBG.

"Cuma karena saya minta tolong ke pak dadan itulah yang kemudian bunyi seakan-akan pak dudung punya dapur," tuturnya.