Dulu Koki Resto Thailand di Menteng, Kini Anung Banting Setir Jadi Ojol

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Kisah banting setir profesi kali ini datang dari seorang pengemudi ojek online (ojol). Sebelum sibuk mengantar penumpang, ia pernah 20 tahun kerja di restoran Thailand!

Pengemudi ojek online (ojol) yang saya tumpangi mengaku pernah menjadi koki di sebuah restoran Thailand di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Namanya Anung Dwihananto, 48 tahun. Tak heran bila ia hafal nama-nama menu khas Thailand berikut bumbu racikannya. Sebut saja Tom Yum, Green Curry, Som Tum, sampai detail bumbu Pad Thai.

"Pad Thai itu mi beras goreng dengan saus asam jawa dan kecap ikan. Green Curry punya kuah santan kental dengan aroma rempah dan daun kemangi," paparnya seraya mengemudikan sepeda motornya menuju sebuah hotel di kawasan Thamrin, Selasa (19/5) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Som Tum, lanjutnya, merupakan salad pepaya muda dengan rasa pedas-asam yang segar.

Ia mengaku bekerja di restoran itu selama 20 tahun. Tak langsung menjadi koki, tetapi merintis dari level terbawah: steward alias pencuci piring dan pembersih dapur.

Setelah itu, ia naik menjadi pemotong ikan, bagian checker makanan, memotong sayuran dan buah, menggoreng, hingga akhirnya dipercaya menjadi koki. "Sekitar tiga tahun saya jadi koki, sampai 2016," ujarnya.

Anung Dwihananto (48) pernah bekerja di restoran Thailand selama 20 tahun sebelum alih profesi jadi pengemudi ojek online (ojol).Anung Dwihananto (48) pernah bekerja di restoran Thailand selama 20 tahun sebelum alih profesi jadi pengemudi ojek online (ojol). Foto: Sudrajat

Menurut Anung, salah satu pekerjaan paling berat adalah menangani ikan laut hidup untuk kebutuhan restoran.

"Kita harus cek kadar garam air sama oksigennya juga. Kalau salah sedikit bisa dimarahin," katanya sambil tertawa kecil.

Pada 2016, saat penghasilannya sebagai koki sudah di atas UMR Jakarta kala itu, Anung justru memilih berhenti. Alasannya bukan semata soal lelah bekerja di dapur, melainkan karena ingin memiliki kehidupan yang lebih bebas.

"Selama kerja di restoran, Lebaran itu malah musim paling sibuk. Saya enggak pernah mudik atau Lebaran di Banyuurip, Purworejo," tuturnya.

Kini, hampir 10 tahun terakhir, ia memilih menjadi pengemudi ojek online. Meski profesinya berubah, pengetahuan soal kuliner Thailand rupanya masih melekat kuat di kepalanya.

Yang terpenting baginya, kini ia bisa lebih bebas beristirahat, mudik, dan merayakan Lebaran bersama ibu serta kerabatnya di kampung.

(adr/adr)