Mantan pemain veteran NBA Eddie Johnson mengenang kembali periode kariernya di Eropa saat membela klub asal Yunani, Olympiacos, melalui sebuah unggahan di media sosial X pada Sabtu (18/04/2026). Johnson menyebut masa-masa di Piraeus tersebut sebagai salah satu momen terbaik dalam hidupnya.
Pernyataan ini muncul setelah atlet berusia 66 tahun tersebut menanggapi interaksi penggemar mengenai fitur HoopsHype yang membahas warisan ikon basket modern. Johnson yang memiliki karier panjang di NBA memilih untuk menonjolkan keberhasilannya di kancah internasional.
"One in Europe for Olympiacos" balas Eddie Johnson, Mantan Bintang NBA.
Pebasket asal Chicago tersebut kemudian menggambarkan kenyamanan hidup yang ia rasakan selama menetap di Yunani saat itu.
"I was living in a four-level house overlooking the Saronic Gulf, which is part of the Mediterranean Sea, having the time of my life!" tulis Eddie Johnson, Mantan Bintang NBA.
Johnson datang ke Yunani pada musim 1994–95 setelah menyelesaikan tiga belas musim di NBA dengan catatan 19.202 poin dari 1.199 pertandingan. Meski berstatus pemain asing, ia dengan cepat menjadi pahlawan bagi para pendukung Olympiacos berkat kemampuan mencetak angka yang luar biasa.
Momen yang paling diingat oleh publik adalah ketika Johnson tampil dominan dalam laga semifinal Final Four Liga Eropa FIBA 1995 melawan rival abadi, Panathinaikos. Dalam pertandingan dengan skor rendah tersebut, Johnson melesakkan empat tembakan tiga angka pada menit-menit krusial untuk mengunci kemenangan 58–52.
Berdasarkan data statistik yang dilansir dari Eurohoops, Johnson mencatatkan rata-rata lebih dari 21 poin dan 5 rebound per pertandingan di seluruh kompetisi. Kontribusi tersebut menjadi faktor kunci bagi klub berjuluk The Reds itu untuk mengamankan gelar juara Liga Basket Yunani.
Olympiacos berhasil mengangkat trofi domestik setelah menumbangkan Panathinaikos dengan keunggulan 3-2 dalam seri final yang dramatis. Walaupun mereka harus puas menjadi runner-up di kancah Eropa setelah kalah dari Real Madrid Teka di partai puncak, musim tersebut tetap dianggap sebagai pencapaian kolektif yang gemilang bagi Johnson.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·