Empoli dijadwalkan menjamu Virtus Entella dalam lanjutan kompetisi Serie BKT pada Minggu, 19 April 2026, pukul 19.30 waktu setempat di tengah bayang-bayang rekor buruk tanpa mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Laga ini menjadi krusial bagi tim tuan rumah untuk menghindari catatan negatif sejarah klub di kompetisi kasta kedua Italia tersebut.
Berdasarkan data statistik yang dilansir dari sport.virgilio.it, Empoli memiliki catatan kurang memuaskan setelah menelan kekalahan 0-1 dari Virtus Entella pada pertemuan sebelumnya di bulan November. Jika kembali gagal mencetak gol dan kalah, ini akan menjadi kali pertama bagi Empoli menderita dua kekalahan beruntun tanpa gol melawan klub asal Liguria tersebut di Serie BKT.
Kondisi lini serang tuan rumah sedang dalam sorotan setelah sebelumnya menderita kekalahan identik 0-1 saat melawan Sampdoria dan Padova. Apabila gagal membobol gawang lawan pada laga ini, Empoli akan mencatatkan sejarah kelam untuk ketiga kalinya dengan menderita tiga kekalahan beruntun tanpa gol, mengulang memori buruk pada tahun 1946 dan 1949.
Di sisi lain, Virtus Entella datang dengan tren positif setelah berhasil mengumpulkan 10 poin dari tujuh pertandingan terakhir melalui hasil tiga kemenangan dan satu kali imbang. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata 1,43 poin per pertandingan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencatatkan rata-rata 0,71 poin.
Statistik serangan menunjukkan Empoli sebenarnya memiliki efektivitas serangan balik yang cukup tinggi sebesar 16,3 persen, hanya kalah dari Reggiana di liga. Sebaliknya, Virtus Entella menjadi salah satu tim dengan jumlah gol transisi terendah di kompetisi musim ini dengan hanya mencetak satu gol dari skema serangan balik.
Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi penyerang muda Stiven Shpendi yang telah mengoleksi 13 gol sepanjang musim 2025/26. Shpendi berpeluang mencatatkan sejarah pribadi dengan mencetak gol dalam tiga laga kandang beruntun di Serie BKT untuk pertama kalinya setelah sebelumnya tampil tajam saat melawan Mantova dan Pescara.
Tim tamu mengandalkan sosok bek produktif Andrea Tiritiello yang memegang rekor unik di Eropa dengan menyumbang 22 persen dari total gol timnya. Catatan tujuh gol milik Tiritiello menjadikannya salah satu pemain bertahan paling subur di lima liga top Eropa beserta divisi keduanya, hanya tertinggal dari Alejandro Grimaldo yang mengoleksi delapan gol.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·