Persaingan sengit dalam turnamen basket antarperguruan tinggi segera bergulir di ibu kota. Kompetisi bertajuk Campus League Basketball Regional Jakarta Season 1 dijadwalkan berlangsung pada 24-31 Mei 2026 di Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Banten, seperti dilansir dari Medcom.
Fase di Jakarta ini menjadi seri kelima sekaligus penutup dari seluruh rangkaian pertandingan di tingkat regional. Setelah kompetisi ini selesai, tim-tim terbaik dari setiap wilayah akan melaju untuk bertarung di babak puncak yang dinamakan The Nationals.
Turnamen ini diikuti oleh 16 universitas yang siap memperebutkan tiket ke fase nasional. Menariknya, persaingan tidak hanya didominasi oleh tim asal ibu kota, karena Universitas Riau Pekanbaru juga datang jauh-jauh dari luar Pulau Jawa untuk ikut berkompetisi.
Regional Jakarta mencatatkan diri sebagai zona kedua dalam Campus League Season 1 yang berhasil memenuhi kuota kepesertaan secara penuh. Tercatat ada 16 tim kategori putra dan delapan tim kategori putri yang siap bertanding.
Tingginya antusiasme dan ketatnya persaingan di wilayah ini dinilai wajar karena Jakarta merupakan pusat pembinaan olahraga basket mahasiswa terbaik di Indonesia.
“Secara pembinaan, level Jakarta memang sudah melampaui kota-kota lain di Indonesia,” ujar pemain Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Muhammad Tirta Dunda, usai technical meeting di UPH.
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berada di Grup B kategori putra. Tim ini harus bersaing dengan Universitas Darma Persada, Universitas Trisakti, dan Universitas Budi Luhur untuk bisa lolos dari fase grup.
Menurut Muhammad Tirta Dunda, ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi setiap tim untuk memperlihatkan kemampuan terbaik mereka di panggung nasional.
“Campus League akan menjadi awal yang bagus untuk tim-tim kampus di Jakarta seperti kami juga. Kami akan membuktikan bahwa Untirta ada dan hidup,” kata Muhammad Tirta Dunda.
UPH dan Perbanas Jadi Sorotan
Wilayah Jakarta memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan tim-tim kuat yang mendominasi kejuaraan basket mahasiswa di tingkat nasional. Dua perguruan tinggi yang kerap diunggulkan dalam kompetisi ini adalah Institut Perbanas dan tim tuan rumah, Universitas Pelita Harapan.
Meskipun memiliki status sebagai tim favorit, setiap tim tetap harus memberikan pembuktian performa yang konsisten saat bertanding di lapangan.
Manajer tim Universitas Pelita Harapan, Dhea Simanjuntak, menjelaskan bahwa modal utama untuk mengarungi kompetisi ini adalah soliditas tim dan fokus yang kuat.
“Pemain saling percaya, juga percaya kepada pelatih dan program yang sudah dijalani. Yang terpenting adalah fokus pada tujuan,” ujar Dhea Simanjuntak.
Maranatha Sapu Bersih Gelar Regional Bandung
Sengitnya persaingan yang diprediksi terjadi di Jakarta merupakan kelanjutan dari atmosfer kompetisi yang sebelumnya berlangsung di Regional Bandung. Di Kota Kembang, Universitas Kristen Maranatha menorehkan prestasi gemilang dengan mengawinkan gelar juara pada kategori putra dan putri.
Tim putri Universitas Kristen Maranatha meraih posisi pertama setelah mengalahkan Universitas Katolik Parahyangan dengan skor akhir 78-62 pada laga final. Sementara itu, tim putra memastikan tempat tertinggi usai menumbangkan Institut Teknologi Harapan Bangsa lewat kedudukan 66-54.
Hasil memuaskan di Regional Bandung tersebut sekaligus memastikan langkah Universitas Kristen Maranatha untuk mengamankan tempat di babak The Nationals.
Kerja Sama Strategis dengan UPI
Di samping menggelar rangkaian pertandingan, pihak manajemen Campus League juga melakukan langkah ekspansi dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Pendidikan Indonesia. Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh CEO Campus League, Ryan Gozali, bersama jajaran pimpinan universitas tersebut.
Kemitraan yang disepakati ini mematok jangka waktu kontrak selama lima tahun ke depan. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah membangun ekosistem olahraga di lingkungan kampus serta memperkuat pembentukan karakter mahasiswa melalui kompetisi.
“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa,” ujar Ryan Gozali.
Direktur Kemitraan dan Urusan Internasional Universitas Pendidikan Indonesia, Pupung Purnawarman, memberikan pandangan positif mengenai kolaborasi jangka panjang tersebut.
“Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah melalui bidang olahraga,” kata Pupung Purnawarman.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·