Endrick Bawa Lyon Tundukkan PSG 2&1 di Parc des Princes

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Olympique Lyonnais berhasil menundukkan tuan rumah Paris Saint-Germain dengan skor 2-1 di Stadion Parc des Princes pada Minggu malam, 19 April 2026. Kemenangan ini membawa Lyon naik ke posisi ketiga klasemen sementara Ligue 1 sekaligus memangkas jarak poin PSG di puncak menjadi hanya satu angka.

Penyerang muda Endrick menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol pembuka pada menit kelima setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Selain mencatatkan nama di papan skor, pemain nomor punggung 9 tersebut juga memberikan assist bagi gol yang dicetak oleh Afonso Moreira.

Keberhasilan Endrick di lapangan mendapatkan apresiasi mendalam dari pihak keluarga, terutama sang ayah, Douglas Souza. Melalui unggahan foto lama, Souza mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian sang putra yang kini telah menjadi kenyataan di kancah sepak bola dunia.

"Parabéns pela grande partida, meu filho! Seu sonho de brilhar no mundo do futebol já não é mais só um sonho… é realidade! Tenho muito orgulho da sua dedicação, da sua fé e da sua coragem dentro e fora de campo" tulis Douglas Souza, Ayah Endrick.

Souza juga menyertakan doa agar anaknya terus mendapatkan perlindungan dan berkat dalam karier profesionalnya yang sedang menanjak. Ia menegaskan dukungannya sebagai penggemar nomor satu bagi sang striker Lyon tersebut.

"Que Deus continue te abençoando, te protegendo e te levando cada vez mais longe. Você merece tudo isso e much mais. Te amo, meu filho, sou seu fã. Deus te abençoe sempre" pungkas Douglas Souza.

Di sisi lain, kekalahan PSG memicu diskusi tajam di kalangan pengamat sepak bola Prancis, termasuk dalam program After Foot di RMC. Analis Daniel Riolo menyoroti kelemahan skuat asuhan Luis Enrique ketika melakukan rotasi pemain besar-besaran, sementara pengamat lain, Walid Acherchour, mengkritik intensitas pergantian pemain tersebut.

PSG sendiri tercatat melepaskan 23 tembakan sepanjang laga, namun gagal membendung efektivitas Lyon yang hanya melancarkan lima tembakan. Kondisi tim tuan rumah diperparah dengan cederanya gelandang Vitinha yang harus ditarik keluar pada babak pertama akibat masalah pergelangan kaki.