Erin soal Tawaran Damai dengan Eks ART Usai Mengadu ke DPR

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Herawati, mantan asisten rumah tangga (ART) yang melaporkan dugaan penganiayaan oleh majikannya, Rien Wartia Trigina alias Erin, mengaku membuka peluang damai dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR RI.

Meski mengaku mengalami kekerasan fisik dan verbal, Herawati menyatakan, tak menutup pintu maaf apabila ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Menanggapi hal tersebut, Erin mengaku tetap akan melanjutkan proses hukum yang berjalan. Sebelumnya, Erin melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) serta fitnah/pencemaran nama baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, saya terus fight lah ya," kata Erin Taulany di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).

Erin menilai, persoalan yang menyeret namanya sudah mengarah pada pembunuhan karakter. Sehingga Erin terus berjuang.

Saat ditanya kemungkinan berdamai apabila Herawati datang meminta maaf secara langsung, Erin belum memberikan jawaban pasti.

"Itu nanti bicaranya nanti," katanya.

Namun Erin memastikan laporan hukum yang telah dibuatnya tetap berjalan. Erin juga mengaku bakal lebih berhati-hati dalam memilih ART ke depannya usai polemik yang terjadi.

Erin turut menyampaikan pesan kepada Herawati. Ia meminta mantan ART-nya tersebut berkata jujur terkait apa yang terjadi selama bekerja di rumahnya.

"Ya lebih baik ya bicaranya jujur, kenapa jadi kayak gini gitu kan. Harusnya kan apa yang udah kamu lakukan yang di rumah, ya jujurlah dengan kelakuannya," tutup Erin.


(fbr/wes)