Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo mengimplementasikan paket aerodinamika terbaru pada motor Yamaha V4 miliknya saat melakoni balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans pada Minggu, 10 Mei 2026. Langkah teknis ini diambil untuk membenahi stabilitas bagian depan motor yang mengganggu performanya sejak awal musim.
Perubahan fokus pada komponen winglet di fairing depan yang kini menggunakan desain tiga strip bergelombang untuk menggantikan model persegi lama. Dilansir dari Asatunews, inovasi ini bertujuan meningkatkan kendali motor saat pebalap melakukan manuver di tikungan tajam.
Quartararo memilih setelan ini berdasarkan data positif yang didapatkan tim selama sesi pengujian di Jerez beberapa waktu lalu. Ia berharap perubahan tersebut mampu mengembalikan rasa percaya dirinya saat mengejar catatan waktu lap yang lebih kompetitif di lintasan.
"Tentu saja, ekspektasi jauh lebih rendah daripada tahun lalu, sayangnya. Tetapi dalam tes Jerez kami menemukan - lebih dari sekadar potensi, ini adalah perasaan bahwa di bagian depan kami kesulitan sejak awal," papar Quartararo dalam laporan Crash.
Pebalap asal Prancis tersebut menilai karakteristik Sirkuit Le Mans sangat menuntut kontrol roda depan yang presisi. Oleh karena itu, penggunaan winglet baru dianggap menjadi solusi paling relevan untuk diterapkan pada balapan kandangnya kali ini.
"Jadi mari kita coba temukan feeling bagian depan yang bisa sangat membantu kita di trek seperti ini yang kita tahu sangat penting," lanjut Quartararo.
Hasil riset di Jerez memberikan keyakinan bagi tim untuk langsung mengaplikasikan komponen tersebut secara penuh. Quartararo mengonfirmasi bahwa aspek aerodinamika akan menjadi tulang punggung pengembangan teknis tim pekan ini.
"Kita akan menggunakan aerodinamika yang telah kita uji di Jerez," tegas Quartararo.
Sang juara dunia 2021 itu mengaku mendapatkan sensasi berkendara yang jauh lebih baik dengan perangkat baru ini. Penyesuaian tersebut dilaporkan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performa motor secara keseluruhan di lintasan.
"Itu positif," tambah Quartararo.
Selain perubahan teknis, motor Yamaha tersebut juga akan tampil dengan livery khusus demi menyambut antusiasme pendukung lokal. Quartararo menekankan pentingnya menemukan kembali feeling pada bagian depan motor agar ia bisa mencetak waktu lap terbaik seperti musim-musim sebelumnya.
"Di situlah kita menemukan feeling kita, dan saya pikir itu akan sangat penting karena di masa lalu saya terbiasa mencetak waktu lap terbaik dengan bagian depan, dan dengan motor ini saya tidak bisa melakukannya. Jadi itu akan sedikit membantu kita ke arah itu," ungkap Quartararo.
Pebalap bernomor 20 tersebut mengaku merasa bangga bisa berkompetisi di hadapan publik sendiri. Ia memberikan apresiasi kepada tim mekanik yang terus melakukan inovasi visual dan teknis di tengah situasi musim yang sulit.
"Saya pikir ini akan sangat keren," ucap Quartararo.
Meskipun Yamaha masih menghadapi berbagai kendala teknis musim ini, Quartararo berkomitmen untuk tetap tampil maksimal. Ia menyatakan semangat balapnya tidak akan terpengaruh oleh hasil papan bawah yang sempat ia alami sebelumnya.
"Ketika hasilnya tidak begitu bagus, tentu saja akan lebih sulit. Tapi semangat saya selalu sama. Saya mencoba memberikan yang terbaik di atas motor," tutur Quartararo.
Dedikasi tinggi tetap ditunjukkan oleh pebalap yang santer diisukan akan berpindah ke tim Honda pada musim 2027 mendatang. Kebahagiaan terbesarnya di lintasan adalah saat ia mampu memacu kendaraan hingga batas kemampuan tertinggi manusia dan mesin.
"Saat mengenakan helm, yang membuat saya bahagia adalah mendorong diri saya hingga batas maksimal, dan itulah yang saya lakukan," jelas Quartararo.
Upaya maksimal tetap dijanjikan meski rintangan pengembangan motor pabrikan Jepang tersebut masih membayangi. Quartararo menegaskan tidak akan menyerah pada keadaan sulit yang terjadi di dalam lintasan balap.
"Meskipun hasilnya bukan yang saya inginkan, saya akan tetap berusaha 100 persen," kata Quartararo.
Terkait puasa kemenangan yang terjadi sejak tahun 2022, ia memilih untuk fokus pada proses pengembangan diri dan menjaga motivasi agar tidak terganggu tekanan media. Dilansir dari Ligaolahraga, ia merasa tidak perlu membuktikan apa pun karena sudah memahami kapasitas kecepatannya sendiri.
"Berbicara tentang bagaimana saya menjalani hidup saat ini, ketika hasilnya tidak begitu bagus, Anda perlu tetap fokus karena sangat mudah untuk kehilangan arah, motivasi. Pada akhirnya, itu adalah sesuatu yang perlu Anda lakukan untuk diri sendiri. Ketika Anda menang, semuanya mudah. Saya tidak perlu membuktikan apa pun. Jika saya di sini, itu hanya karena saya ingin kembali untuk diri saya sendiri. Saya tahu kecepatan saya, saya tahu apa yang telah saya capai, saya tahu apa yang ingin saya achive dalam waktu dekat. Ketika Anda merasakan kemenangan, Anda tidak ingin kehilangannya," urai Quartararo.
Faktor fisik juga menjadi perhatian utama sang pebalap dalam menghadapi persaingan MotoGP yang semakin ketat. Ia menikmati sesi latihan ekstrem guna memastikan kondisi tubuhnya tetap bugar saat menghadapi tuntutan fisik di atas motor.
"Salah satu hal yang sangat saya sukai adalah mendorong diri saya hingga batas maksimal. Masuk ke zona yang bukan zona nyaman saya. Bagi sebagian orang, mungkin ini aneh, tetapi saya suka berlatih sampai merasa mual! Jadi ini cukup menuntut, tetapi tugas saya adalah berlatih dan merasa 100% bugar," pungkas Quartararo.
Berdasarkan laporan Crash, Fabio Quartararo dijadwalkan memulai sesi kualifikasi dari babak Q1. Hal ini menyusul hasil latihan bebas pada Jumat sore di mana ia hanya mampu menempati posisi ke-18.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·