Fagiano Okayama Jamu Avispa Fukuoka di J1 100 Year Vision League

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Fagiano Okayama dijadwalkan menjamu Avispa Fukuoka dalam lanjutan kompetisi J1 100 Year Vision League pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 05.00 waktu setempat di Stadion City Light, Okayama. Pertandingan pekan ke-12 ini akan dipimpin oleh wasit Yoshimi Yamashita saat kedua tim berupaya memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Kondisi tuan rumah saat ini sedang berada dalam tren negatif setelah gagal mencatatkan clean sheet dalam enam pertandingan terakhir dengan total kebobolan 14 gol. Dilansir dari Posmetro Medan, Fagiano Okayama sebelumnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Gamba Osaka sebelum akhirnya kalah melalui adu penalti dengan skor 3-5.

Sebaliknya, tim tamu Avispa Fukuoka datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai memetik kemenangan 1-2 atas Gamba Osaka di laga sebelumnya. Tim asuhan Shinya Tsukahara tersebut kini menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 15 poin dari 12 pertandingan yang telah dilakoni.

Berdasarkan data statistik dari BetMines, peluang kemenangan Fagiano Okayama berada di angka 38 persen, sementara probabilitas kemenangan Avispa Fukuoka mencapai 32 persen. Pertemuan terakhir kedua tim pada 8 Februari 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1, di mana Avispa Fukuoka sempat mendominasi penguasaan bola hingga 60 persen.

Berikut adalah posisi klasemen sementara J1 100 Year Vision League menjelang pertandingan tersebut:

Klasemen J1 100 Year Vision LeagueTimMPWDLGolPts
1 Vissel Kobe1180322:1025
2 Gamba Osaka1270516:1619
3 Nagoya Grampus1160518:1518
4 Shimizu S-Pulse1150613:1017
5 Kyoto Sanga1160515:1417
6 Cerezo Osaka1160511:1017
7 Sanfrecce Hiroshima1160515:1416
8 Avispa Fukuoka1250712:1915
9 Fagiano Okayama1130812:1912
10 V-Varen Nagasaki1140710:1712

Rekor pertemuan sejak September 2019 menunjukkan dominasi Avispa Fukuoka yang belum pernah kalah dari Okayama dengan catatan dua kemenangan dan empat hasil imbang. Pertarungan di Stadion City Light ini menjadi kesempatan bagi Fagiano Okayama untuk memutus rekor buruk tersebut sekaligus menjauh dari papan bawah klasemen.