Fajar Alfian Gandeng Nikolaus Joaquin Hadapi Thailand di Piala Thomas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Tim Indonesia menurunkan kombinasi ganda putra baru, Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin, untuk menghadapi Thailand pada laga fase grup Piala Thomas 2026 di Horsens. Dilansir dari Medcom, Jonatan Christie dijadwalkan menjadi pemain pembuka dalam susunan pemain yang telah dirilis tersebut.

Keputusan merombak pasangan dilakukan karena Muhammad Shohibul Fikri, yang merupakan rekan rutin Fajar, dilaporkan sedang dalam kondisi fisik yang tidak sepenuhnya bugar. Staf pelatih memilih Joaquin untuk mendampingi Fajar pada pertandingan ganda putra kedua.

Pelatih ganda putra PBSI, Antonius Ariantho, menjelaskan bahwa pemilihan komposisi pemain didasarkan pada tingkat kesiapan fisik para atlet. Kondisi kesehatan Fikri menjadi pertimbangan utama di balik keputusan teknis tersebut.

"Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi pertandingan melawan Thailand besok. Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua," ujar Antonius Ariantho, Pelatih Ganda Putra PBSI.

Karakter permainan Fajar dinilai sangat kompetitif untuk menghadapi situasi lapangan di lokasi pertandingan. Selain itu, jam terbang tinggi yang dimiliki Fajar diharapkan mampu menuntun Joaquin yang baru menjalani debutnya di turnamen beregu bergengsi ini.

"Pemilihan Fajar didasarkan pada karakter permainannya yang dinilai sangat sesuai dengan laju shuttlecock yang cepat di sini. Selain itu, dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan," jelas Antonius Ariantho, Pelatih Ganda Putra PBSI.

Antonius juga menegaskan bahwa skuat ganda putra sudah terbiasa dengan skema bongkar pasang selama masa persiapan. Hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan para atlet saat terjadi kendala mendadak di tengah turnamen.

"Pergantian pasangan seperti ini bukan merupakan hal yang baru bagi kami. Dalam sesi latihan sehari-hari, kami telah cukup sering melakukan berbagai variasi kombinasi pasangan, sehingga proses adaptasi bukan menjadi hal yang kami khawatirkan," pungkas Antonius Ariantho, Pelatih Ganda Putra PBSI.