Seorang pendukung klub sepak bola Arsenal dari Uganda berencana mengajukan tuntutan hukum terhadap tim kesayangannya. Eric Kyama, nama penggemar tersebut, mengabarkan niatnya untuk mengambil tindakan legal pasca-kekalahan Arsenal 1-2 dari Bournemouth dalam lanjutan Premier League pada Sabtu (11/4/2026).
Kyama menuding skuad asuhan Mikel Arteta melakukan 'pelanggaran mendasar terhadap kontrak tersirat antara klub dan basis penggemar globalnya'. Hal ini dilansir dari Detik Sport, yang mengunggah informasi viral tersebut di media sosial.
"Saya menulis surat formal pemberitahuan tindakan hukum untuk mengabarkan niat saya menuntut aksi legal terhadap Arsenal, para pemain tim pertama dan manajer Mikel Arteta menyusul performa yang tak bisa diterima melawan Bournemouth," tulis Kyama dalam suratnya.
Dia menuduh para pemain, termasuk Bukayo Saka, menunjukkan 'kurangnya ketekunan' dan gagal memperlihatkan urgensi atau komitmen di lapangan. Menurut Kyama, tindakan para pemain tersebut merupakan bentuk kelalaian profesional.
Manajer Mikel Arteta pun tak luput dari kritikan pedas. Kyama mengklaim Arteta tidak memiliki kemampuan taktis yang diperlukan untuk memimpin klub. Ia menggambarkan penampilan tim sebagai 'tidak terkoordinasi' dan 'tanpa arah'.
Eric Kyama menyatakan bahwa performa buruk Arsenal telah mengakibatkan tekanan emosional dan finansial bagi para penggemar. Terutama mereka yang telah menginvestasikan waktu, uang, dan energi emosional untuk mendukung klub.
Oleh karena itu, Kyama menempuh jalur hukum untuk menuntut ganti rugi atas dampak psikologis dan hilangnya kepercayaan pada klub. Surat tuntutan hukum Kyama ini telah beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet, mulai dari dukungan hingga tawa.
Arsenal diketahui telah menelan tiga kekalahan dari empat laga terakhir di semua kompetisi. Hasil buruk ini menyebabkan klub asal London Utara tersebut kehilangan kesempatan meraih trofi di Carabao Cup dan Piala FA.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·