FBI dan Polisi Gerebek Hotel Pusat Narkoba di Charlotte

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Ratusan agen FBI dan petugas Kepolisian Charlotte-Mecklenburg (CMPD) menggerebek hotel Charlotte Garden Inn Suites di Reagan Drive, Charlotte, North Carolina pada Rabu pagi, 27 Mei 2026. Operasi bersama yang berlangsung selama enam bulan ini melumpuhkan pusat distribusi narkoba serta senjata api ilegal dan berujung pada penangkapan 10 tersangka dari total 11 orang yang didakwa.

Jaksa Wilayah AS untuk Distrik Barat North Carolina, Russ Ferguson, menjelaskan bahwa lima orang menghadapi dakwaan federal dan enam lainnya menghadapi dakwaan tingkat negara bagian. Polisi mencatat hotel independen yang bukan bagian dari jaringan Hilton Garden Inn ini telah menerima 590 panggilan darurat dan menjadi lokasi 47 penangkapan sepanjang 1 Januari 2024 hingga 18 May 2026.

Kepala Polisi CMPD, Estella Patterson, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi taktis yang berhasil membongkar sarang kriminalitas tersebut.

"This hotel property has functioned as a stronghold for illicit activity, operating as a distribution hub for illegal firearms and narcotics," kata Estella Patterson, Kepala Polisi CMPD.

Patterson menambahkan bahwa data menunjukkan peningkatan panggilan layanan hingga hampir 20 persen di lokasi tersebut pada tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya.

"The data tells a stark, undeniable story: in 2025, CMPD officers responded to over 240 calls for service at this single location—a staggering, nearly 20% increase compared to the year prior. I am incredibly proud of the investigative work performed by CMPD detectives and officers, as well as our federal partners. When local, state, and federal agencies align their power, we do not just disrupt criminal enterprises—we dismantle them," ujar Estella Patterson, Kepala Polisi CMPD.

Pihak kejaksaan federal kini telah mengajukan gugatan untuk menyita aset properti hotel tersebut karena dinilai memfasilitasi kejahatan berat.

"The hotel itself serves almost like a farmers market for drugs and guns," kata Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Menurut Ferguson, aktivitas transaksi ilegal terjadi di berbagai kamar pada beberapa lantai, sementara para penghuni lain yang tidak bersalah telah tertipu oleh iklan fasilitas keamanan hotel.

"There are multiple rooms on multiple levels where people are buying drugs and guns. And those innocent people living there were duped," ujar Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Penyelidikan mengungkap bahwa tim keamanan hotel yang disewa justru terlibat langsung dalam jaringan kriminal ini.

"The security team ... are felons. They have extensive criminal records. Violent crimes, drug crimes, you name it," kata Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Ferguson membeberkan bahwa para petugas keamanan yang bersenjata tersebut aktif menjual narkoba di dalam area hotel.

"They sell drugs. The security team is selling drugs there," ujar Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Pemilik hotel, Jessica Woodard, dilaporkan menolak bekerja sama dengan kepolisian saat diminta memberikan rekaman kamera pengawas terkait insiden penembakan yang pernah terjadi di lokasi tersebut.

"They created the crime there instead of stopping it, and that’s why we filed our action today to seize the hotel," kata Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Tindakan tegas ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pemilik hotel lain agar tidak bekerja sama dengan pelaku kriminal.

"And I hope this is a message to other hotel owners out there. That if you’re working with the side of the criminals instead of the side of the police, we are going to use our federal asset forfeiter power to take your hotel," ujar Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Operasi ini juga menyasar pembersihan wilayah koridor Sugar Creek dan Interstate 85 yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

"Today was about the Garden Inn, but this is not just about the Garden Inn. This is about more than one hotel," kata Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Ferguson menegaskan bahwa seluruh kawasan koridor tersebut menjadi perhatian penuh karena telah berubah menjadi pasar narkoba terbuka.

"This about that whole corridor of Sugar Creek and I-85 that we get a whole lot of complaints about. It’s basically an open air drug market," ujar Russ Ferguson, Jaksa Wilayah AS.

Berdasarkan data resmi, para tersangka federal yang ditangkap meliputi kepala keamanan Marcus Logan (39) atas kepemilikan senjata api oleh residivis, Justin Day (29) atas distribusi fentanyl dan kepemilikan senjata, Michael Boatwright (37) atas distribusi fentanyl, serta Naquan Smith (43) sebagai pemasok narkoba ke hotel. Satu tersangka perempuan penyalur fentanyl dan kokain masih buron, sedangkan enam tersangka dakwaan negara bagian ditahan atas kepemilikan senjata curian serta perdagangan metamfetamin dan ganja.