Manajemen FC Basel mengonfirmasi tetap menggunakan Stadion St. Jakob-Park sebagai markas utama pada sisa laga kandang musim ini meskipun fasilitas internal tersebut mengalami kerusakan total akibat kebakaran hebat pada Rabu pekan lalu.
Keputusan operasional stadion ini muncul menjelang laga krusial FC Basel yang dijadwalkan melakoni pertandingan tandang melawan pemuncak klasemen Liga Swiss, FC Thun, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 20.30 waktu setempat.
Dilansir dari bzbasel.ch, kondisi skuad berjuluk RotBlau tersebut tetap tenang dalam mempersiapkan keberangkatan ke markas lawan meski si jago merah telah menghanguskan seluruh area ruang ganti pemain tiga hari yang lalu.
Pihak manajemen kini sedang memfokuskan perhatian pada poin krusial terkait tanggung jawab biaya perbaikan atas kerusakan fasilitas stadion. Di sisi lain, para pemain harus menjalani sesi latihan di bawah kondisi khusus untuk beradaptasi dengan situasi pascabencana di area operasional tim.
Persiapan teknis skuad asuhan Stephan Lichtsteiner dilaporkan berjalan tanpa kendala berarti. Namun, Lichtsteiner dipastikan tidak bisa mendampingi anak asuhnya dari pinggir lapangan saat melawan FC Thun karena harus menjalani hukuman larangan bertanding.
Laga ini menjadi ujian berat bagi mentalitas para pemain FC Basel yang juga tengah berduka atas kabar berpulangnya salah satu mantan rekan setim mereka. Pertandingan melawan FC Thun akan menjadi ajang pembuktian konsistensi tim di tengah berbagai tantangan internal maupun eksternal.
"Es ist keine einfache Situation, aber das Team hat das sehr gut aufgenommen un..." ujar Stephan Lichtsteiner, Pelatih Kepala FC Basel.
Pernyataan tersebut disampaikan Lichtsteiner untuk menggambarkan respons positif para pemain dalam menyikapi situasi sulit yang menimpa klub sebelum keberangkatan mereka ke markas FC Thun.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·