FC St Gallen Tantang FC Basel pada Laga Super League 14 Mei 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

FC St. Gallen akan menantang tuan rumah FC Basel 1893 dalam laga pekan ke-37 Championship Group Super League di Stadion St. Jakob-Park pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 16.30 waktu setempat. Tim tamu mengincar kemenangan guna mengamankan posisi kedua klasemen, sementara Basel berusaha menjaga asa tipis menuju kompetisi Eropa.

Dilansir dari laman resmi FCB, FC Basel saat ini tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 53 poin, terpaut lima angka dari FC Sion di posisi kualifikasi kompetisi Eropa. Sebaliknya, St. Gallen berada di peringkat kedua dengan 60 poin dan membutuhkan tiga poin tambahan untuk memastikan posisi runner-up tanpa bergantung pada hasil klub lain.

Pelatih FC Basel, Stephan Lichtsteiner, menghadapi kendala absennya sejumlah pilar seperti Kaio Eduardo Do Nascimento, Finn van Breemen, dan Evann Senaya akibat cedera. Namun, kiper kawakan Marwin Hitz dikabarkan telah pulih dan siap melakoni laga kandang terakhirnya sebelum resmi berpisah dengan klub.

"Ich erwarte ein intensives Spiel. Der FCSG hat uns beim letzten Aufeinandertreffen viel Mühe bereitet. Wir kamen zu keinen Chancen gegen einen Gegner, der eine sehr starke Saison spielt. Darauf gilt es nun eine Antwort zu geben." kata Stephan Lichtsteiner, Pelatih FC Basel.

Lichtsteiner menegaskan pentingnya motivasi profesional bagi para pemainnya untuk tetap menjaga kehormatan klub di depan pendukung sendiri. Ia berharap timnya mampu memberikan sinyal positif untuk musim depan meskipun target Eropa sulit dicapai.

"Ich glaube nicht, dass ich einen Profifussballer motivieren muss, das wäre keine ideale Voraussetzung. Wir kennen die Ausgangslage und akan sie nochmals ansprechen. Es gilt alles dafür zu geben, uns die Möglichkeit für eine Europacup-Qualifikation offen zu halten. Wir wollen uns würdig sowie mit Ehre von unseren Fans verabschieden und ein positives Signal für die kommende Saison abgeben." ujar Stephan Lichtsteiner, Pelatih FC Basel.

Evaluasi teknis juga menjadi sorotan Lichtsteiner terkait kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan timnya dalam beberapa laga terakhir. Ia mencatat adanya masalah pada operan berisiko tinggi yang berujung pada hilangnya penguasaan bola secara tidak perlu.

"Bei den Risiko-/Ertragspässen machen wir nicht die Fortschritte, die ich mir vorgestellt habe. Daraus resultieren viele unnötige Ballverluste. Gerade gegen die Top-Gegner müssen wir viel investieren, um zu Toren zu kommen, dagegen kassieren wir leicht vermeidbare Gegentore. Das ist ein grosses Problem." ucap Stephan Lichtsteiner, Pelatih FC Basel.

Berdasarkan data statistik dari Bild Sportwetten, St. Gallen memiliki catatan impresif dengan tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Basel. Pada pertemuan terakhir di bulan Maret 2026, tim asuhan Enrico Maassen tersebut berhasil melumat Basel dengan skor telak 3-0.

Kondisi tim tamu juga sedang dalam tren positif setelah meraih kemenangan 2-1 atas FC Lugano lewat gol Mihajlo Stevanovic dan Lukas Gortler. Meskipun kehilangan Nino Weibel yang mengalami cedera ligamen, St. Gallen tetap diunggulkan karena performa stabil mereka, terutama pada babak kedua pertandingan.

Prakiraan susunan pemain FC Basel menunjukkan penggunaan formasi 4-2-3-1 dengan Mirko Salvi di bawah mistar gawang untuk menggantikan Hitz jika diperlukan. Lini depan kemungkinan akan dipercayakan kepada Albian Ajeti yang didukung oleh kreativitas Xherdan Shaqiri di posisi gelandang serang.