FC Thun Segel Gelar Juara Liga Super Swiss Pertama Kali

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Klub sepak bola FC Thun resmi mengamankan gelar juara Liga Super Swiss untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pada Kamis, 14 Mei 2026. Kepastian trofi perdana ini didapat setelah tim asuhan Mauro Lustrinelli tersebut menghadapi rival sekanton, Young Boys, di markas mereka, Arena Thun.

Penyerahan trofi juara seberat 13 kilogram dilakukan langsung di hadapan pendukung sendiri pada putaran kedua terakhir musim ini. Dilansir dari Bluewin, pertandingan bertajuk Derby Bernese tersebut berakhir dengan drama lima gol dan satu kartu merah pada babak pertama.

Dua gol kemenangan Thun dicetak oleh Elmin Rastoder, sementara Young Boys sempat unggul hingga turun minum melalui aksi Samuel Essende dan Alvyn Sanches. Meski memiliki nilai pasar pemain yang lebih kecil dibandingkan klub raksasa Swiss lainnya, Thun berhasil memuncaki klasemen dengan total 74 poin.

Presiden FC Thun, Andres Gerber, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian klub yang dinilai sebagai dongeng sepak bola modern oleh The New York Times. Dilansir dari Plattform J, Gerber menekankan bahwa identitas lokal dan rasa kekeluargaan menjadi kunci utama kesuksesan tim.

"Dieser klub ist eine familie" ujar Andres Gerber, Presiden FC Thun.

Gerber menjelaskan bahwa kebersamaan staf di klub tersebut telah berlangsung sangat lama, bahkan secara kumulatif melebihi satu abad. Hal ini membangun fondasi kuat tanpa harus bergantung pada banyak pemain pinjaman dari luar.

"Unser staff hat zusammengerechnet über 100 jahre in thun zusammen verbracht" kata Andres Gerber, Presiden FC Thun.

Kebangkitan klub ini juga tidak lepas dari kembalinya kapten tim, Marco Bürki. Berdasarkan laporan The New York Times, Bürki memilih kembali ke Thun karena stabilitas manajemen dan staf pelatih yang sudah sangat ia kenal dengan baik.

"Alle waren noch da: der präsident, der fitnesscoach – ich wusste, was mich erwartete" tutur Marco Bürki, Kapten FC Thun.

Pelatih kepala Mauro Lustrinelli menerapkan filosofi permainan yang sangat agresif di lapangan. Lustrinelli menginstruksikan para pemainnya untuk memberikan tekanan tinggi sejak di wilayah pertahanan lawan guna merebut bola secepat mungkin.

"Man muss hoch pressen, den ball im letzten drittel zurückerobern. Sobald man den ball hat, muss man direkt in die tiefe gehen" jelas Mauro Lustrinelli, Pelatih FC Thun.

Instruksi taktis tersebut mewajibkan setiap pemain untuk selalu mencari celah di belakang garis pertahanan lawan dengan serangan yang efisien. Strategi ini terbukti mampu membawa Thun melampaui performa tim-tim mapan seperti St. Gallen dan Lugano.

"Ich verlange von den spielern, dass wir hinter die abwehr kommen, den raum mit dem ball angreifen und effizient sind" ucap Mauro Lustrinelli, Pelatih FC Thun.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bagi Gerber bahwa kekuatan finansial bukan satu-satunya faktor penentu prestasi di dunia sepak bola profesional. Ia memberikan pesan penyemangat bagi klub-klub kecil lainnya bahwa ambisi besar tetap bisa diwujudkan dengan kerja keras.

"Geld ist nicht das wichtigste für uns" ungkap Andres Gerber, Presiden FC Thun.

Ia menegaskan bahwa pencapaian FC Thun musim ini harus menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Penegasan tersebut sekaligus menutup rangkaian pernyataan manajemen sebelum pesta juara berlanjut ke pusat kota.

"Diese geschichte ist ein beispiel für jeden" tegas Andres Gerber, Presiden FC Thun.

"Man darf träumen" kata Andres Gerber, Presiden FC Thun.

Perayaan gelar juara FC Thun dijadwalkan berlanjut dengan prosesi parade dari stadion menuju pusat kota di Stadthofplatz pada Jumat esok.

Klasemen Liga Super Swiss Per 14 Mei 2026 (Meisterrunde)TimMainMenangSeriKalahGolPoin
1. Thun372421178-4674
2. St. Gallen371910868-4567
3. Lugano37199954-4066
4. Sion371613858-3661
5. Basel371691254-5157
6. Young Boys371591372-6554