FIFA Pastikan Iran Tetap Berpartisipasi di Piala Dunia 2026

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa tim nasional Iran tetap akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Rabu, 15 April 2026. Kepastian ini muncul di tengah ketegangan perang dan ketidakpastian mengenai status partisipasi negara tersebut.

Infantino menyampaikan pernyataan tersebut dalam forum Invest in America milik CNBC untuk merespons keraguan publik setelah serangan udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. FIFA menolak permintaan Federasi Sepak Bola Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko.

"The Iranian team is coming for sure, yes," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Infantino mengungkapkan harapannya agar situasi keamanan di kawasan tersebut segera membaik menjelang turnamen dimulai. Ia menekankan bahwa para pemain Iran telah berjuang melalui babak kualifikasi dan sangat ingin tampil di panggung dunia.

"We hope that by then, of course, the situation will be a peaceful situation. As I said, that would definitely help. But Iran has to come. Of course, they represent their people. They have qualified. The players want to play," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Kunjungan langsung sempat dilakukan Infantino untuk menemui penggawa tim nasional Iran di Antalya, Turki, sekitar dua pekan sebelum pernyataan ini dikeluarkan. Ia memberikan apresiasi terhadap kualitas teknis tim tersebut dan menekankan pentingnya memisahkan olahraga dari urusan politik.

"I went to see them. They are actually quite a good team as well," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Meskipun mengakui adanya tantangan besar dalam memisahkan kedua aspek tersebut di dunia nyata, Infantino bersikeras bahwa FIFA memegang peran penting sebagai pembangun jembatan antarnegara. Ia menilai sepak bola harus tetap berjalan di atas planet bumi yang penuh kompleksitas ini.

"And they really want to play and they should play. Sports should be outside of politics now," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Infantino juga menyoroti kecintaan rakyat Iran terhadap sepak bola sebagai alasan kuat kehadiran mereka tetap diperlukan. Menurutnya, para pemain merupakan representasi dari keinginan masyarakat luas.

"OK we don't live on the moon, we live on planet Earth," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Upaya FIFA untuk menjaga keutuhan turnamen dilakukan di tengah tekanan berbagai pihak, termasuk isu hak asasi manusia yang sempat melanda Iran pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, fokus utama saat ini tetap pada kehadiran fisik tim di Amerika Utara.

"But you know if there is nobody else that believes in building bridges and in keeping them, you know, intact and together, well we are doing that job," tutur Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Penegasan kembali diberikan oleh Infantino mengenai komitmen FIFA untuk memastikan seluruh tim yang lolos kualifikasi dapat bertanding. Hal ini menyusul adanya pernyataan dari pejabat internal Iran yang sempat mempertimbangkan untuk mundur dari kompetisi.

"Iran is definitely coming. We hope that by then peace will be established, as we are confident the situation will become positive," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Infantino menutup pernyatannya dengan menggarisbawahi identitas tim nasional Iran sebagai simbol bagi rakyatnya di kancah internasional. FIFA melihat antusiasme publik Iran terhadap para pemain sangat tinggi.

"the Iranian team must come," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Presiden FIFA menambahkan bahwa para pemain tersebut sangat dicintai oleh pendukungnya di dalam negeri. Hal ini menjadi dasar kuat mengapa partisipasi mereka dianggap krusial bagi kesuksesan turnamen.

"representatives of the Iranian people," ujar Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyarankan agar tim Iran mempertimbangkan faktor keselamatan mereka sebelum memutuskan hadir. Trump menyatakan bahwa meskipun semua tim yang lolos diizinkan datang, faktor risiko keamanan tetap ada.

"Iranians love its players very much," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Iran dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan babak penyisihan grup di Inglewood, California, serta satu pertandingan lainnya di Seattle. Hingga saat ini, jadwal pertandingan tersebut tetap tidak berubah sesuai dengan ketetapan FIFA.