FIFA Siapkan Pertunjukan Jeda Babak Pertama di Final Piala Dunia 2026

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan rencana transformasi besar dalam penyelenggaraan final Piala Dunia 2026 dengan memperkenalkan pertunjukan jeda babak pertama untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen tersebut pada Kamis (16/4). Langkah ini menandai pergeseran format kompetisi yang selama puluhan tahun hanya berfokus pada pertandingan sepak bola tanpa interupsi hiburan skala besar.

Melalui pernyataan yang dibagikan via Semafor, Infantino menjelaskan bahwa organisasi sepak bola dunia tersebut berniat melibatkan tokoh-tokoh besar dari industri hiburan ke dalam turnamen. FIFA berambisi untuk menyatukan musik global dan olahraga di panggung terbesar mereka guna memperluas jangkauan penonton di luar penggemar sepak bola tradisional.

"Yes, well, of course, we’re involving in the World Cup, all the celebrities that you can imagine from other sports, I mean, we had Tom Brady, Shaquille O’Neal in our events," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.

Upaya melibatkan bintang olahraga ternama tersebut merupakan bagian dari strategi FIFA untuk meningkatkan nilai komersial dan daya tarik acara. Infantino kemudian menegaskan kepastian mengenai adanya sesi hiburan khusus di tengah pertandingan final mendatang yang melibatkan grup musik asal Inggris.

"We will have, for the first time in history, at the finals, we’ll have for the first time ever a halftime show. A halftime show, curated by Chris Martin and Coldplay," sambung Infantino.

Konfirmasi mengenai keterlibatan Chris Martin dan Coldplay ini menjadi sinyal kuat bahwa FIFA ingin mengadopsi konsep serupa dengan Super Bowl yang mengubah jeda pertandingan menjadi atraksi global. Meski demikian, pertunjukan ini dipastikan tidak hanya akan menampilkan satu grup musik saja sebagai pengisi acara utama.

"I cannot yet tell you which artists will be performing, but it’s not one, it’s more than one. And it will be the biggest in the world. It will be fantastic," tambah Infantino.

FIFA memproyeksikan acara ini akan menjadi pertunjukan terbesar di dunia yang memadukan berbagai artis internasional dalam satu panggung. Pendekatan baru ini diharapkan dapat menandai era baru dalam penyajian pertandingan final sepak bola paling bergengsi di tingkat global tersebut.